29 May 2017

Mohon jangan Terjadi Lagi: Anak kelas 1 SD dikeroyok kakak kelasnya sampai buta

KONFRONTASI- Salah satu praktik kekerasan itu juga dialami oleh Dayan Ahmadi (7 tahun) di lingkungan sekolahnya SD Padang Makmur 02, Desa Padang Utama Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Potret kekerasan terhadap anak di Indonesia masih buram. Parahnya kekerasan itu kerap terjadi di lingkungan institusi pendidikan yang seyogyanya menjadi tempat penyemaian budi pekerti seorang anak didik.

Bocah kelas 1 SD itu dikeroyok dua kakak kelasnya masing-masing kelas 4 dan 5 hingga mengalami kebutaan pada matanya sebelah kanan.

"Dayan Ahmadi bercerita kalau sakitnya itu karena dipukul oleh dua kakak kelasnya kelas 4 dan kelas 5. Kesaksian dari kawannya yang melihat katanya yang satu memegang tangannya yang satu memukuli wajahnya," kata paman korban Yasir Sudarmanto dilansir merdeka.com, Senin (17/11).

Menurut Yasir, korban saat ini sedang dirawat di ruang ICU RS Tarakan. Korban hanya dirawat untuk pemulihan awal kemudian akan dirujuk ke RSCM Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan operasi mata.

"Sekarang langsung ke ruang operasi. Penanganan sementara tidak dioperasi di sini tapi di RSCM. Di sini hanya diurusi pemulihannya karena di sini peralatannya kurang. Hari ini masih nginap di sini. Baru besok atau lusa dirujuk ke RSCM," ujar Yasir.

Seorang komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda juga datang untuk menangani kasus yang menimpa Dayan tersebut di RS Tarakan.

 

 

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



News Feed

loading...

Baca juga


Loading...