22 January 2020

Menengok Fenomena Vanila Girls

KONFRONTASI-Kawasan esek-esek Gang Semen, Puncak, Bogor, kembali menggeliat setelah sekian lama vakum. Pekerja Seks Komersial (PSK) yang baru sebulan melahirkan atau yang biasa dijuluki vanila girls berkeliaran.

“Wanita yang habis melahirkan ternyata banyak peminatnya,” ujar seorang muncikari seperti diberitakan Pos Kota, Selasa (29/11) malam.

Sang muncikari alias germo ini menyebut untuk bisa mengencani vanila girls, lelaki hidung belang siap-siap merogoh koceknya dalam-dalam.

“Tarifnya lumayan mahal Mas. Bisa mencapai Rp350 ribu. Kalau dengan PSK biasa cuman Rp150 ribu,” sebutnya.

Mahalnya vanila girls ini karena stoknya terbatas sementara permintaan meningkat. “Jumlah vanila girl bisa dihitung dengan jari. Sedang pria hidung belang yang membutuhkan kehangatannya cukup banyak,” cetus pria yang mendapat julukan jawara ini. “Namun toh dengan harga yang cukup mahal para pria penikmatnya tak keberatan.”

RESIKO PENYAKIT

Pekerja seks yang menyandang status ini sebenarnya rawan dengan resiko penyakit. Maklum mereka baru saja ‘turun mesin’. Bisa saja alat kelamin vanila girls ini beresiko terluka.
“Umumnya para vanila girls rutin mengecek kesehatannya ke dokter kelamin maupun bidan setempat,” jelas muncikari.

Pria yang sudah lama mendiami kawasan ini menceritakan, vanila girls merupakan warga pendatang yang menyewa rumah atau kontrakan. “Mereka tersebar di Kecamatan Megamendung hingga Cisarua,” katanya. “Rata-rata usia mereka 18-25 tahun.”

Soal sebutan vanila girls ini, dia menerangkan, awalnya cewek-cewek ini berstatus pelajar. Namun mereka hamil di luar nikah dan keluar dari sekolah karena malu lalu terjun menjadi wanita pelacur.

DI PERBATASAN

Sementara ada yang menyebutkan vanila girls merupakan komunitas yang berada di perbatasan antara Tangerang-Bogor. Mereka bisa disewa sebagai pacar kontrak oleh laki-laki untuk mendampingi nonton di bioskop lalu berlanjut kencan.

Komunitas ini berkembang hingga ke kawasan Puncak dan kini mewabah.

Sang muncikari juga menawarkan sensasi lain mengencani wanita hamil. “Banyak juga lelaki hidung belang nyari cewek yang sedang hamil untuk dikencani. Mungkin mereka mencari sensasi seks,” jelasnya.

Warga di sekitaran Puncak mengharapkan pemerintah daerah segera ambil langkah untuk membersihkan kawasan sejuk itu dari keberadaan para penjaja cinta.[mr/poskot]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...