21 January 2020

Lerai Tawuran Kudang Kepang, Kader PKK di Medan Meninggal Dunia

Konfrontasi - Niat hati ingin melerai tawuran dua kelompok, seorang wanita kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kecamatan Medan Marelan justru ditikam oleh dua pemuda. Nyawa wanita tersebut tak bisa diselamatkan setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kejadian itu bermula dari dua pelaku bernama Sidik dan Andika yang menggelar ritual kuda kepang bersama rekan-rekannya pada Jumat (6/12/2019) dini hari. Kegiatan itu ditentang oleh masyarakat setempat hingga terjadi perkelahian di antara dua kelompok tersebut.

Korban yang bernama Lismawati (45) kemudian mendatangi lokasi tawuran untuk menjemput anaknya yang diduga berada di salah satu kelompok.

Saat mencoba melerai, korban justru ditikam oleh pelaku. Korban mengalami luka tusuk di kepala bagian kanan, leher, dan perut. Korban akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Pelaku sempat diamuk massa setelah menusuk korban. “Korban benar merupakan kader PKK, beliau mendatangi lokasi perkelahian karena melihat ada anaknya di sana. Mau melerai malah kena tusuk,” kata tokoh masyarakat setempat bernama Ponidi.

Korban saat ini sudah dimakamkan tak jauh dari kediamannya di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Medan, Jumat (6/12/2019).

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Suami dan anak-anak korban tak kuasa menahan tangis melihat kepergian korban.

Dua pelaku telah diamankan di Polsek Medan Labuhan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (inws/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...