29 March 2020

Keracunan Daging Anjing di Simalungun, 27 Korban Keracunan Kondisinya Sudah Membaik

Konfrontasi - Polisi memastikan jumlah korban keracunan diduga usai menyantap daging anjing di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara berjumlah 27 orang. Mereka merupakan warga Desa Panombean Hutahurung, Kecamatan Hataran.

Kapolsek Balata AKP Jagani Sijabat mengatakan, saat ini seluruh korban keracunan sudah mendapat penanganan medis. Kondisi mereka juga berangsur membaik dan ada yang telah diperbolehkan pulang.

"Data pastinya ada 27 orang. Memang betul mereka mengalami gejala keracunan dan sakit akibat makan daging anjing," ujar Jagani, Sabtu (22/2/2020).

Menurutnya, para korban mulai merasakan gejala dan berdatangan ke Puskesmas terdekat pada Jumat (21/2/2020). Mereka sebelumnya menggelar acara makan bersama dan menyantap daging anjing pada Rabu (19/2/2020).

"Sudah merupakan kebiasaan warga meraka beli anjing bersama. Biayanya juga patungan, lalu masak dan makan bersama," katanya.

Gejala keracunan baru warga alami dua hari setelahnya. Mereka rata-rata mengeluh sakit perut, muntah hingga diare. Semua langsung ke Puskesmas Tiga Balata untuk mendapat penanganan kesehatan.

"Kondisi terkini sebagian dari mereka sudah diperbolehkan pulang," ucapnya.

Saat ini, ada 22 orang yang masih dirawat. Sementara penyebab pasti keracunan masih akan diselidiki polisi.

Koordinator Pemeriksa Umum Puskesmas Tiga Balata Retawati menambahkan, telah menerima 22 pasien. Satu di antaranya sudah pulih dan diperbolehkan pulang. Sementara yang lain masih dirawat.

"Hari ini seluruh pasien yang masuk ada 10 lagi di klinik Nainggolan dan klinik Maranatha. Mereka mengaku baru mengonsumsi daging anjing," kata Retawati. (inws/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...