17 September 2019

Kelelahan Hitung Perolehan Suara, 2 Ketua KPPS di Bekasi Meninggal Dunia

Konfrontasi - Dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Bekasi meninggal dunia, usai menjalankan proses pemungutan suara. Keduanya diduga kelelahan setelah seharian mengurus perolehan suara di Pemilihan Umum 2019.

Keduanya merupakan Ketua KPPS di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mereka yaitu Ahmad Salahudin (43) yang menjabat Ketua KPPS di TPS 81 Kranji, Bekasi Barat. Kemudian, Fransiskus Asis Ismantara (53) yang tercatat sebaga Ketua KPPS di TPS 31 Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi. 

Ismantara meninggal diduga karena terkena serangan jantung. Dia diduga kelelahan usai melakukan penghitungan suara. Korban meninggal di rumah sakit, Jumat, 19 April 2019.

Sementara Ahmad Salahudin meninggal setelah kendaraannya tertabrak truk di akses Jalan Galaksi Bekasi Selatan, Kamis, 18 April 2019. Dia diduga kelelahan setelah tak bisa mengendalikan kendaraannya saat berboncengan dengan anaknya menuju Cimanggis Depok.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Nurul Sumarheni turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa kedua Ketua KPPS tersebut. Menurut dia, KPU meminta jajaranya untuk menjaga kesehatan. “Kami segenap keluarga besar KPU Bekasi berbela sungkawa atas kejadian tersebut," ujarnya, Jumat, 19 April 2019.

Maria Yuli (42), adik Ismantara, mengatakan meninggalnya kakaknya pada Jumat, 19 April 2019 dinihari karena terkena serangan jantung. Awalnya, almarhum kelelahan karena kurang tidur usai menjalankan tugas sebagai Ketua KPPS.

“Dokter bilang ini kena serangan jantung, memang kakak saya ada riwayat sakit jantung, 10 tahun lalu sempat dirawat juga. Faktornya ya itu karena kurang tidur dan istirahat," katanya. (vv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...