15 October 2018

Kata Prabowo, Saya Tidak Ngarang, Saya ke Luar Negeri Jelang Pelantikan Jokowi

KONFRONTASI-Pimpinan MPR sore ini memberikan undangan pelantikan presiden terpilih Joko Widodo kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan pihaknya sangat berharap agar mantan Komandan Jenderal Kopassus itu bisa hadir.

"Kami beramai-ramai memohon ke Bapak. Kami mohon kesediaan Pak Prabowo agar datang. Kalau Pak Prabowo enggak datang tawar rasanya, sepi, teman-teman nyariin," kata Zulkifli kepada Prabowo seraya bercanda di kediaman rumah orang tua Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).

Zulkifli mengatakan, menjelang acara pelantikan, ada isu kalau Koalisi Merah Putih (KMP) bakal menghambat pelantikan Jokowi. Zulkifli menegaskan kalau isu tersebut tidak benar, karena sumbernya tidak jelas.

"Kami melaporkan kalau isu-isunya seram, menakutkan, aneh, enggak tahu darimana sumbernya kalau KMP akan menjegal, memboikot, membumihanguskan. Terus lima pimpinan MPR enggak bakal ada di tempat. Terus sidang lama sehingga lahir dekrit," tutur mantan Menteri Kehutanan itu.

"Dari media kali ya?" tukas Prabowo sambil melihat awak wartawan.

Jawaban Prabowo ini membuat suasana di dalam ruang jadi riuh karena tawa jurnalis yang mendengar pernyataan Ketua Dewan Pembina Gerindra tersebut.

"Kalau saya diundang, adat istiadat bangda Indonesia itu hukumnya wajib hadir. Tapi, saya tidak ngarang, bukan alasan politik. Saya harus berangkat ke luar negeri, harusnya kemarin saya tunda. Nanti malam saya berangkat, kalau selesai urusan, minggu malam saya akan kembali," katanya.

"Kalau saya tidak hadir, jangan katakan saya memboikot. Kami ingin perbedaan politik, persaingan politik, tidak menjadi perpecahan, kita semua anak Indonesia dan menginginkan Indonesia baik," ujarnya.(det)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...