25 February 2020

Ical Tak Sudi Golkar Disebut Oposisi

KONFRONTASI - Acara peringatan HUT ke-50 Partai Golkar di Hall D, JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, berlangsung meriah dengn kehadiran Wapres Jusuf Kalla. Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie langsung menggoda JK di awal sambutannya. Kata dia, awalnya JK akan datang dengan batik Golkar. Batiknya juga sudah ada.

"Tapi, karena udangannya sebagai wapres,  tidak jadi (pakai batik). Itu tanda persabatan yang baik untuk bahu membahu menangun bangsa," ucap Ical disambut teput tangan para kader.

Ical menyebut, tidak masalah di Kabinet Kerja tidak ada kader Golkar. Karena Golkar sudah ada wapres. Golkar pun siap membantu pemerintahan Jokowi-JK dalam menyelesaikan masalah bangsa.

"Pak JK adalah nakoda Indonesia. Kita bersama-sama berlayar untuk menuju pelabuhan idaman. Your success is our success. Semoga sukses, Insya Allah kita direstui Tuhan," ucap Ical.

Namun, soal pilihan politik, Ical memastikan Golkar akan berada di luar pemerintah. Tapi Ical tetap tidak mau Golkar disebut oposisi.

"Golkar akan memasuki fase baru, peranannya akan lebih banyak di legislatif. Bersama kawan-kawan di KMP, kami akan mendorong kehidupan parlemen yang dimanis, dan bertanggung jawab. Kepada pemerintah kami akan terus mengulur tangan. Tapi, sahabat yang baik bukan hanya memuji. Ada waktunya Golkar akan mengkritisi," jelasnya.

Selain JK, juga hadir sejumlah pimpinan lembaga negara dan parpol dalam acara ini. Dari lembaga tinggi negara ada Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua DPD Irman Gusman. Dari pimpinan parpol ada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Hanura Wiranto, dan Sekjen Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.[ian/rm]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...