17 September 2019

Hamil Anak Keempat, Kupu-kupu Malam Ini Masih Saja Jajakkan Diri

KONFRONTASI-Pemkot Surabaya telah menutup kawasan lokalisasi Dolly sejak 2014 lalu. Namun bukan berarti geliat bisnis esek-esek berhenti begitu saja.

Sebab, praktik prostitusi di Surabaya nyatanya masih ada.

Itu terbukti dari sejumlah razia yang digelar oleh Satpol PP, yang menangkap sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang ada di Surabaya.

Dalam beberapa razia tersebut, Satpol PP Kota Surabaya mengamankan sejumlah wanita yang menjadi PSK.

Mereka ditangkap di sejumlah titik yang ada di Kota Surabaya.

Misalnya, seperti yang baru digelar Selasa (25/7/2017) malam lalu.

Seorang wanita yang menjadi kupu-kupu malam bernama WGY alias Lin (38) ditangkap anggota Tim Asuhan Rembulan Malam I di Makam Kembang Kuning, Surabaya dalam razia tersebut.

Saat ditangkap Satpol PP dia sedang mengandung anaknya yang keempat.

"Tiga anak saya yang lain berada di rumah, dua orang sudah menginjak kelas XIII dan X SMA, satunya masih kecil umur tiga tahun," katanya usai pendataan di kantor Satpol PP Pemkot Surabaya, Selasa (25/7/2017) malam.

Iin menitipkan anak ketiganya pada kedua kakaknya yang tinggal di kostnya yakni di sekitar Jalan Banyu Urip saat sedang bekerja malam hari hingga nanti dirinya pulang waktu subuh.

Saat ditanya mengapa dirinya bekerja sebagai kupu-kupu malam, Iin hanya tersenyum tenang lalu menjawab jika untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya.

"Untuk memenuhi kebutuhan hidup keempat anak saya. Biaya sekolah semesteran si sulung dan nomer dua yang sudah SMA, susu dan popok yang masih kecil dan susu buat yang masih enam bulan dalam kandungan ini," jawabnya lagi-lagi ditutup dengan senyuman.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...