26 May 2017

Gadai SK DPR/DPRD, Kader NasDem Terancam Dipecat

KONFRONTASI - Kader Partai NasDem yang menggadaikan SK sebagai anggota DPR terpilih terancam dipecat. "Kami akan lihat dulu alasannya. Kalau alasannya nggak kuat sekedar menggadaikan saja ya kami akan tegur," kata Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, Kamis 18 September 2014.

Rio menjelaskan, pemecatan adalah sanksi paling berat dan terakhir. Itu jika semua proses pemeriksaan atas motif penggadaian SK sudah dilakukan.

"Misalnya ada suatu hal yang dia harus menyelesaikan apa ya kita bisa maklumi. Tapi kalau sekadar mau mengambil uangnya saja (ya sanksi)," ujarnya.

Selain itu, lanjut Rio, partainya juga akan mempertimbangkan kinerja yang bersangkutan terlebih dahulu. Jika ada kader yang menggadaikan SK untuk kepentingan usaha atau membayar utang tapi secara kinerja tidak menurun maka Nasdem tidak akan memecat mereka.

"Kalau kinerjanya nggak menurun, bagi saya dapat dipertimbangkan. Ukurannya kinerja," jelas dia.

Rio menambahkan, kebijakan terkait SK ini sudah mereka umumkan ke seluruh kader partai di Indonesia. Meskipun sejauh ini, dia belum tahu berapa anggota DPR dari Nasdem yang sudah menggadaikan SK. 

"Ya perlu dicek dululah, belum ada pemeriksaan intensif," tuturnya.

Sebelumnya, 50 persen anggota DPRD Kota Depok, Jawa Barat ramai-ramai menggadaikan SK mereka. Satu SK dapat ditukar dengan uang pinjaman yang cukup besar yakni Rp300 juta. Salah satu dari mereka mengaku akan menggunakan uang tersebut untuk membuka usaha kontrakan.[ian/vvn]

Category: 

loading...

Related Terms



News Feed

Loading...