25 November 2017

Facebook Ternyata Keliru Memperkirakan Kepopuleran Video

Metrik Facebook tidak memasukkan penonton yang melihat video hanya kurang dari tiga detik.

KONFRONTASI - Facebook menyatakan membuat perkiraan terlalu tinggi tentang seberapa banyak orang menonton videonya dalam dua tahun terakhir.
Salah satu pemasang iklan mengisyaratkan, dalam beberapa kasus, data statistik penonton video ditaksir terlalu tinggi sampai 80%.
Pendiri Facebook sumbang Rp39 triliun untuk penelitian medis
Pengguna WhatsApp akan mulai menerima iklan
Penganalisa Facebook adalah alat penting bagi para pemasang iklan yang menggunakannya untuk mengetahui seberapa banyak video yang ditonton.
Jaringan media sosial tersebut mengatakan kesalahan ini sudah diperbaiki dan tidak mengubah biaya yang harus dibayar para pemasang iklan.
Kesalahan itu mempengaruhi metrik Facebook yang dinamakan "rata-rata waktu video ditonton" yang seharusnya memberitahu para penerbit terkait berapa lama, secara rata-rata, orang menonton sebuah video.
Membuat kesalahan
Meskipun demikian, metrik tersebut tidak memasukkan penonton yang melihat hanya kurang dari tiga detik dalam perhitungan tersebut.
Tidak memasukkan kelompok, termasuk orang-orang yang tidak memperhatikan video pada news feed mereka, menaikkan waktu menonton rata-rata bagi masing-masing video.
Facebook menyatakan, "Kami baru-baru ini menemukan sebuah kesalahan cara kami menghitung salah satu metrik video."
"Kesalahan ini telah diperbaiki, ini tidak mempengaruhi pembayaran, dan kami telah memberitahu rekan-rekan kami, lewat dashboard produk dan lewat outreach penjualan dan penerbit," tambah Facebook.(Juft/BBC)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...