12 November 2019

Dua Truk Tabrakan, Sopir Terjepit, Ini Kronologinya

Konfrontasi - Dua truk pengangkut tanah merah terlibat tabrakan di Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Kamis (16/11/2017) sekitar pukul 12:25 WIB.

Dari informasi dikutip Rakyat Kalbar, Jumat (17/11/2017) tabrakan melibatkan truk bernomor polisi KB 8836 B dan KB 9891 AG.

Truk bernopol KB 8836 B dikemudikan Akang (38). Sedangkan truk bernopol KB 9891 AG disopiri Agus Saparudin (30). Di dalam truk bernopol KB 9891 AG juga ada Apongsius selaku pemilik.

Akang melaju dari arah Kota Bengkayang menuju Lumar. Tepat di simpang Bangun Sari, dari arah berlawanan datang truk KB 9891 AG.

“Saya lihat truk yang bawa tanah itu menghindari mobil Avanza di depannya. Kemudian truk yang satunya lagi mau ke Pasar Bengkayang juga menghindari pengendara sepeda motor yang dikendarai seorang ibu yang sempat disenggol sedikit. Lalu, kedua truk itu saling tabrakan,” kata saksi mata, Mita (27).

Akibat tabrakan hebat itu, kedua truk mengalami kerusakan berat dan saling menempel. Sementara itu, Akang terjepit di dalam truk yang disopirinya.

Tidak lama berselang, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkayang tiba di lokasi. Para korban dibawa ke RSUD Bengkayang, termasuk pengendara motor yang ditabrak truk tersebut.

Butuh waktu dua jam untuk memisahkan kedua truk yang saling menempel itu. Bahkan petugas menurunkan excavator untuk memisahkannya.

Akang dikeluarkan dari dalam truk dan segera dibawa ke RSUD Bengkayang. Bapak empat anak ini mengalami luka berat. Kakinya patah. Saat ini, dia masih dirawat di RSUD Bengkayang.

“Sebelumnya kami kan mau ke pasar. Mau beli baut radiator. Truk saya ini memang sedikit hilang kendali setelah menyenggol sepeda motor ibu-ibu di depan kami. Lalu di depan kami ada truk bermuatan tanah. Tabrakan tidak bisa dihindarkan,” terang Apongsius.

Kapolres Bengkayang AKBP Permadi Syahids Putra mengatakan, pihaknya masih menangani kejadian itu.

“Peristiwa tabrakan antara truk melawan truk ini tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya terjadi kemacetan. Kami masih tangani perkara ini,” kata Permadi. (jp/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...