10 December 2018

Diduga Tersambar Petir, Bengkel Tambal Ban Hangus Terbakar

Konfrontasi - Diduga disambar petir bengkel tambal ban milik Edi di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, hangus terbakar, Jumat (7/12/2018) pukul 11.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun, api mulai membesar setelah hujan deras reda. Sebelum kejadian hujan deras disertai petir mengguyur Tanjungpinang. Setelah beberapa kali petir menyambar-menyambar, tiba-tiba asap keluar dari dalam bengkel. Selang beberapa menit kemudian api sudah besar dengan asap tebal membumbung tinggi ke atas. Kebakaran ini menyebabkan Jalan DI Panjaitan macet parah karena masyarakat dan pengendara banyak yang ingin menyaksikan kebakaran tersebut.  

Fauzi, saksi mata seorang pekerja bengkel mobil Kenzie yang berada di belakang bengkel tambal ban itu mengetahui pertama kali saat melihat asap keluar dari dalam bengkel. Fauzi langsung mengecek bengkel tersebut, tapi bengkel Edi tertutup. Fauzi pun langsung pergi memberitahu kejadiannya kepada Edi yang sedang berada di rumahnya. 

"Tadi bengkelnya tutup, saya kasih tahu kepada Edi bengkelnya terbakar, pas balik dari rumah pemiliknya (Edi), api sudah besar, asapnya tebal," kata Edi di lokasi. 

Mendapat kabar kejadian itu, Edi langsung mendatangi bengkelnya. Dia melihat bengkel tersebut telah ludes terbakar. Edi menyampaikan saat kejadian bengkelnya sedang tutup. Di dalam bengkel itu terdiri dari alat-alat bengkel serta ban bekas. Ludesnya bengkelnya, Edi menaksir kerugian sekitar Rp20 juta lebih. 

"Saya datang sudah hangus semua, memang setiap hari Jumat bengkel saya tutup. Saya belum tahu penyebab kebakarannya," ujar Edi.  

Untuk memadamkan api tersebut, empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang diterjunkan ke lolasi. Tak butuh waktu lama, petugas Damkar berhasil memadamkan api. 

Kepala Seki Pencegahan dan Pemberdayaan Manusia Damkar Tanjungpinang Deri Ambari mengatakan, petugas langsung turun ke lokasi begitu menerima informasi dari masyarakat telah terjadi kebarakan. Empat unit Damkar diterjunkan terdiri dari satu unit cabang Damkar Bintan Center dan tiga unit dari kantor pusat Damkar Sukaberenang. 

"Apinya berhasil dipadamkan sekitar 45 menit. Dari informasi yang kita peroleh, apinya diduga karena sambaran petir," kata Deri. 

Menurutnya, api cepat membesar karena di dalam bengkel banyak ban bekas dan dinding bengkel dari kayu. Deri menyampaikan saat kejadian tidak ada orang di dalam bengkel.  

Sementar itu, Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Indra Jaya belum bisa menyampaikan penyebab pastinya kebarakan tersebut. Dia menuturkan, pihaknya masih menyelidiki terlebih dahulu. "Kita belum tahu penyebab pastinya, kita fokus mengatur arus lalu lintas dulu," kata Indra. (sndo/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...