8 December 2019

Di Cimahi, Bandung, Hujan dan Angin Kencang Rubuhkan Kubah Masjid & Pohon

KONFRONTASI -   Hujan deras disertai angin kencang  menyebabkan kubah Masjid ABRI di Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi,  Selasa 19 November 2019 sekitar pukul 16.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan pantauan, kubah masjid dengan material seng dan rangka besi itu tergeletak dalam kondisi rusak di jalan dan halaman masjid. Kubah tersebut seolah terbang saat diterjang angin kencang.

Pengurus DKM Masjid ABRI, Ahmad Hidayat (68) mengatakan, kubah yang berada di puncak masjid memiliki ketinggian sekitar 12 meter.

"Saya kebetulan ada di luar masjid, lihat waktu kubahnya terangkat terus jatuh ke jalan. Karena kubahnya berat pas jatuh langsung hancur, rangkanya juga rusak parah," ujarnya.

Kubah yang pertama kali dipasang pada tahun 2005 itu berdiameter 45 meter dengan harga Rp 60 juta.

"Alhamdulillahnya enggak kena kabel PLN, kalau kena bisa berbahaya buat warga. Beruntung juga enggak ada warga yang lewat pas kejadian jadi enggak ada warga yang terluka," tuturnya.

Selain kubah, kaca di belakang masjid juga pecah. "Memang hujan dan nginnya kencang," tuturnya.

Tak jauh dari lokasi kubah Masjid ABRI yang ambruk, sebuah pohon ikut tumbang diterjang angin kencang dan hujan deras. Posisinya yang berada di pinggir jalan sempat menghalangi kendaraan.

Pohon tumbang juga ditemukan di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Pusdikhub TNI AD.

Emir Faisal, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Cimahi mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan terhadap dua kejadian yang berdekatan tersebut.

"Kami terima laporan dan langsung meluncur ke lokasi. Kebetulan yang di depan Gedung Historich ini kejadiannya berdekatan. Jadi langsung assesment dan penanganan dengan memotong pohon yang menjorok ke jalan," katanya.

Penanganan pohon tumbang dibagi dua dengan tim dari DLH yang menangani pohon tumbang di depan Pusdikhub TNI AD. "Untuk yang di depan Gedung Historich ditangani BPBD dan Damkar Cimahi. Kami menggunakan gergaji mesin dan tangga penyokong serta tali tambang," ucapnya.

Sedangkan penanganan kubah masjid yang ambruk dan masih menutupi jalan itu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan DKM Masjid ABRI. "Kami sudah assesment dengan DKM, nanti tinggal penanganan mengangkut material kubah dan kerangkanya," tuturnya.(Jft/PR)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...