24 October 2019

BPBD DKI Minta Warga Jakarta Cek Keretakan Bangunan

KONFRONTAAI -    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat Ibu kota dan pengelola gedung-gedung pencakar langit di Jakarta melakukan pemeriksaan keretakan gedung akibat gempa yang turut mengguncang Jakarta pada Jumat (2/8/2019) malam.

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi BPBD Privinsi DKI Jakarta, Ridwan, mengatakan bila ada keretakan bangunan akibat gempa yang berdurasi sekitar 60 detik tersebut maka pemilik bangunan diminta waspada.

“Cek awal kondisi bangungan dengan deteksi keretakan struktur bangunan tiang, balok dan dinding,” ujar Ridwan dikonfirmasi wartawan, Sabtu (3/8/2019).

Selain itu, untuk meminimalisir adanya korban jiwa atau hal yang tidak diinginkan, masyarakat diminta melaporkan kepada pihaknya jika ada bangunan yang mengalami keretakan akibat gempa.

“Masyarakat bisa segera melaporkan melalui nomor tunggal panggilan darurat 112. Layanan telepon itu dapat diakses masyarakat selama 24 jam,” ungkap dia.

Sebelumya gempa yang terjadi di beberapa titik seperti Banten dan Lampung turut dirasakan oleh beberapa wilayah termasuk Jakarta. Guncangan yang cukup kencang membuat karyawan di beberapa gedung perkantoran sontak berhamburan keluar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 dan berpusat di wilayah barat daya Sumur, Banten. BMKG sempat memberikan peringatan dini Tsunami, namun peringatan itu kembali di cabut setelah dua jam sesuai SOP yang berlaku. (Jft/PKT)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...