20 November 2019

Beraksi di Pagi Hari, Begal Motor Kritis Dihajar Massa

KONFRONTASI-Aksi pembegalan terhadap pemilik sepeda motor kembali terjadi di Jakarta, Minggu, 1 Maret 2015. Pelaku melancarkan di pagi hari, tepatnya pukul 08.40 WIB, saat jalanan sudah mulai ramai, bukan malam atau saat dini hari seperti kasus-kasus sebelumnya.

Aksi ini terjadi di Pertigaan Volvo, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korbannya, pasangan yang hendak kondangan. Saat itu, korban yang mengendarai Yamaha V-Ixion yang melintas dari Pasar Minggu menuju Kalibata turut antre menunggu kereta lewat. Dari belakang, datang empat orang dengan dua sepeda motor memepet korban.

"Lalu salah satu pembonceng merampas motor, tapi belum kena orang-orang di sekitar rel teriak, begal.. begal..," kata Ani, saksi mata yang saat itu sedang berjalan kaki di sekitar perlintasan.

Kalangkabut mendengar teriakan itu, empat begal itu putar balik dan berusaha kabur ke arah Pasar Minggu. Sementara di Pertigaan Volvo, yang jarak dengan pintu rel sekira 100 meter, sudah menghadang belasan tukang ojek.

Nahas, satu dari dua motor itu jatuh tepat di Pertigaan Volvo. Pengendaranya bisa bangun dan kabur menyusul dua teman lain. Satunya lagi, yang merupakan begal pembonceng, apes. Dia langsung dihakimi massa yang geram.

Massa makin beringas setelah melihat begal itu membawa golok.

Dari pantauan di lokasi, korban pembegalan nampak tak terluka sama sekali. Namun, satu dari empat pembegel itu luka memar hampir terjadi di seluruh tubuh. Luka paling parah di bagian kepala. Begal tidak sampai meninggal, tapi kritis.

Polisi yang datang langsung mengamankan pembegal dari amukan massa. Sekira pukul 09.15, begal baru dievakuasi dengan mobil bak terbuka dan dibawa ke rumah sakit.[mr/viva]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...