21 September 2019

Bebas dari Kasus Uang Palsu, Wanita Ini Masuk Lapas karena Narkoba

Konfrontasi - RA kembali tidur di hotel prodeo. Mantan narapidana pengedar uang palsu itu kembali ditangkap polisi. Kali ini terseret kasus narkoba.

Wanita muda ini ditangkap di kamar indekosnya di Jalan Datu Tuan 38, Bertais, Mataram Tengah, Nusa Tenggara Barat, saat mengonsumsi sabu-sabu.

Wakapolres Mataram Kompol Setia Wijatono mengatakan, dari laporan masyarakat, indekos pelaku kerap dijadikan lokasi pesta sabu-sabu. Sehingga polisi melakukan pengintaian. ”Ternyata benar,” kata Wijatono.

Dari hasil penggerebekan, ditemukan beberapa barang bukti. Seperti bong, puluhan kertas klip, pipet, dan narkoba jenis sabu. ”Sabu yang diamankan disembunyikan di beberapa tempat. Beratnya 2,52 gram,” ujarnya.

Polisi masih mengembangkan kasus ini. Dari mana dan siapa saja teman mengkonsumsi narkoba di kosnya. ”Masih kita dalami,” kata dia.

Kasat Narkoba Polres Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, tersangka baru menjadi pengguna awal tahun ini. ”Awalnya coba-coba, lama-lama ketagihan,” kata Adi.

Barang haram tersebut dibeli di Karang Bagu dengan harga bervariasi. ”Dari Rp 200-300 ribu,” bebernya.

Sementara itu, pelaku RA mengaku membeli narkoba pada salah satu rekannya. Dia membeli menggunakan uang hasil menjual pernak-pernik perhiasan. ”Saya juga menjalankan bisnis pakaian di Bertais,” kata RA.

Dia ketagihan menggunakan narkoba. Apabila tidak menggunakan badan terasa lemas. ”Kurang bergairah,” kata dia sambil berjalan menuju tahanan. (jp/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...