6 December 2019

Ayah Taruh Pistol Sembarangan, Dimainkan Anak, Ibu Tertembak

KONFRONTASI- Akibat menaruh senjata api sembarangan, Brigadir Polisi Haeruddin (32) terpaksa harus berurusan dengan Propam Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).

Haeruddin tak menyangka senjata organik yang lepas dari pantauannya ternyata dimainkan putri sulungnya, Filsa, yang baru berusia sembilan tahun. Pistol itu ditembak Filsa ke arah ibunya, Eva (30), hingga nyaris tewas.

Kapolres Pangkajene dan Kepuluaan (Pangkep), AKBP Moh Hidayat membenarkan kejadian itu, Kamis (23/7).

Menurutnya, insiden tersebut terjadi Senin (20/7) lalu di Dusun Langoting, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang, Pangkep.

Awalnya anggota Bintara Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulselbar itu berkemas hendak melaksanakan tugas pengamanan di Kabupaten Maros, daerah tetangga Pangkep. Namun saat sedang merapikan pakaiannya, pistol tersebut diletakkan di atas meja, putrinya langsung menyambar dan memainkannya.

Belum sempat Haeruddin merebut kembali senjata itu dari tangan anaknya, pistol menyalak dan sebutir peluru mengenai pelipis istrinya yang sedang makan.

Eva terjatuh dan bersimbah darah sehingga keluarga langsung membawanya ke Puskesmas Ma’rang, karena peralatan terbatas dilarikan ke RSUD Pangkep, sekitar 12 km (kilometer) dari Ma’rang.

Luka yang dialami cukup serius lalu dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo di Makassar dan selanjutnya menjalani rawat inap di RS Polri Bhayangkara.

Sementara Filsa, dititip di rumah keluarganya dan untuk menghindari dampak psikologis atas kejadian itu, polisi belum memeriksanya.

Menurut Kapolres Pangkep, AKBP Moh Hidayat, Brigpol Haeruddin tidak bertugas di Pangkep. Dia bersama istri dan anaknya berada di Ma’rang untuk bersilaturahmi dengan ibu dan keluarganya.

“Kasus ini sudah kami tangani, barang bukti berupa senjata organik dan amunisinya diamankan dan yang bersangkutan sudah menjalani pemeriksaan,” katanya.[mr/bst]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...