20 April 2019

Asyik Pesta Narkoba Bareng 5 Cewek, Pak Kades Dicokok Polisi

KONFRONTASI-Petugas Reskrim Polsek Tambaksari mengamankan Abdul Rahem (60) saat tengah pesta narkoba bareng 5 cewek sekaligus, Minggu (17/3/2019) dini hari WIB. Pria yang diduga Klebun alias Kepala Desa Campor, Geger, Bangkalan, ini diamankan berikut barang bukti 1,5 butir ekstasi logo Instagram warna pink.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. Menurutnya, penangkapan bermula saat pihaknya mendapat informasi adanya tamu sebuah tempat karaoke yang pesta narkoba jenis ekstasi di dalam sebuah room VIP DPasar Pub Jl Kusuma Bangsa.

Iptu Didik memimpin sendiri penyergapan dengan membawa 3 anggotanya lalu memantau di sekitar lokasi selama beberapa jam. Setelah memastikan bahwa informasi itu benar, polisi langsung melakukan penggerebekan di room 9. “Saat kami datang, tersangka sempat kaget dan membuang barang bukti ekstasi. Tapi kami yang melakukan penggeledahan berhasil menemukan barang bukti,” jelasnya, Selasa (19/3/2019).

Selanjutnya, Abdul Rahem beserta 5 cewek yang menemaninya di dalam room digelandang ke Mapolsek Tambaksari. Usai menjalani pemeriksaan, kelima cewek masing-masing YO (25), WL (26), MK (21), R (27) dan AK (29) akhirnya dilepas karena tak terindikasi terlibat penyalahgunaan narkoba.

Sedangkan Abdul Rahem yang menggunakan nama samaran Abah Gaul saat berkunjung ke tempat hiburan langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009. “Dalam pemeriksaan tersangka mengaku beli ekstasi 3 butir dari Arman (DPO) dengan harga per butirnya Rp 400 ribu. Dia kami kenakan pasal pengguna narkoba. Sedangkan Arman yang sempat datang mengirim ekstasi untuk tersangka, saat ini masih kami buru,” pungkas Iptu Didik.

Menanggapi hal ini, owner DPasar Pub, Wahjoedi, mengaku sangat mendukung langkah polisi dalam memberantas narkoba. Menurutnya, manajemen sudah mewanti-wanti setiap karyawan agar tak mengkonsumsi atau bahkan menjadi pengedar.

“Dari awal masuk kerja, karyawan wajib membuat surat pernyataan bebas dari narkoba ditandangani di atas materai. Kalau mereka melanggar, sanksinya sangat tegas berupa pemecatan. Kami juga mendukung polisi untuk melanjutkan proses hukum bagi siapapun yang terlibat, agar tempat hiburan kami tak lagi dijadikan ajang pesta narkoba. Di sini hanya menyediakan tempat karaoke, bukan untuk hal-hal yang melanggar hukum,” tegasnya.[mr/licom]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...