20 March 2019

Anggota TNI Ditikam Saat Nyanyi di Atas Panggung

KONFRONTASI-Identitas pelaku pembunuhan anggota TNI bernama Kopral Dua Jeni di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, sudah terungkap. Pelaku pembunuhan itu bernama Marlin, yang tak lain sahabat Jeni.

Marlin menyerahkan diri ke Polda Sumatera Selatan pada Jumat, 1 Februari 2019, setelah melakukan aksi pembunuhan itu pada Selasa dini hari, 29 Januari 2019.

Marlin mengaku nekat menghabisi nyawa temannya itu lantaran korban tidak mau membayar utang kepadanya. Dari pengakuan Marlin, Jeni memiliki utang senilai Rp150 juta.

"Hasil pemeriksaan diketahui motif pelaku membunuh korban adalah terkait utang. Karena korban tidak kunjung membayar utang sehingga terjadilah peristiwa ini," ujar Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, AKBP Erlin Tangjaya, Sabtu 2 Februari 2019.

Menurut Erlin, dari hasil pemeriksaan juga diketahui antara pelaku dan korban merupakan teman akrab dan pelaku sudah merencanakan pembunuhan ini.

Sehari sebelum melakukan pembunuhan, Marlin bahkan sudah lebih dulu mengungsikan keluarganya ke Jakarta. Ini dia lakukan guna menghindari aksi balasan yang ditujukan terhadap keluarganya.

"Setelah mengantar keluarganya ke Jakarta, pelaku hari itu juga kembali dengan pesawat dan langsung menuju Martapura (OKU Timur). Malam harinya (pada pesta resepsi pernikahan sekitar pukul 02.00 WIB), pelaku dan korban bertemu sehingga terjadilah penusukan," kata Erlin.

Peristiwa pembunuhan Jeni terjadi ketika dia menghadiri resepsi pernikahan kerabatnya di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Belitang I, Kabupaten OKU Timur. Saat itu resepsi dimeriahkan organ tunggal yang berlangsung hingga larut malam.

Jeni, yang hadir bersama adiknya, diberi kesempatan untuk naik ke atas panggung dan menyanyikan sebuah lagu. Namun tiba-tiba pelaku ikut naik ke atas panggung.

Tanpa basa basi pelaku langsung menyerang korban. Jeni mengalami tiga luka tusukan di kepala dan dua tusukan di dada. Pelaku melarikan diri usai penusukan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak sempat tertolong.

Pengakuan Marlin jika dia merupakan pelaku tunggal atas pembunuhan prajurut TNI yang bertugas di Satuan Puslatpur Kodiklat TNI AD Martapura-Baturaja itu. Dia menyerang Jeni dengan sebilah pisau cap garpu.[mr/vivva]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...