24 July 2019

Alamak, Puluhan Remaja Kecanduan Air Rebusan Pembalut Wanita

KONFRONTASI-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng menyebut pertama kali menemukan fenomena anak-anak kecanduan air rebusan pembalut wanita sekitar tiga bulan lalu. Namun, kasus serupa kembali ditemukan di daerah lain.

“Kalau pertama kita tahunya tiga bulan lalu. Setelah itu kita dalami dan ternyata kasus serupa kembali ditemukan pada bulan lalu,” kata Bidang Pemberantasan BNN Jateng AKBP Suprinarto, Rabu (7/11/2018).

Dia menyatakan, anak-anak yang memasuki usia remaja 13-16 tahun itu banyak ditemukan di beberapa daerah pinggiran, seperti Purwodadi, Kudus, Pati, Rembang, serta di Kota Semarang bagian timur. Jumlah pecandu mencapai puluhan anak yang tersebar di daerah-daerah tersebut.

“Jadi mereka ini berkelompok untuk merebus pembalut dan meminum air rebusannya. Mereka bereksperimen merebus pembalut yang berfungsi menyerap darah haid, agar bisa merasakan sensasi menikmati narkotika jenis sabu-sabu,” jelasnya.

BNN Jateng menggandeng psikolog dari Universitas Katholik (Unika) Soegijapranoto Semarang, untuk menangani anak-anak yang kecanduan. Mereka menjalani rehabilitasi untuk mengembalikan kesadaran sekaligus menghilangkan kebiasaan mengonsumsi air rebusan pembalut. [mr/snd]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...