21 August 2019

Al Hafitd, Terdakwa Pembunuh Ade Sara Dituntut Hukuman Seumur Hidup

KONFRONTASI - Satu terdakwa kasus pembunuhan terhadap mahasiswi Ade Sara Angela Suroto (19), Ahmad Imam Al Hafitd dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 4 November 2014.

Menurut Jaksa Toton Rasyid, Hafitd telah terbukti dan dinyatakan bersalah secara bersama-sama Assyifa melakukan pembunuhan berencana terhadap Ade Sara.

"Menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk  memutus terdakwa Ahmad Imam Al Hafitd secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan dengan perencanaan dan bersama-sama. Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup dan tetap ditahan," ujar Toton saat sidang digelar di PN Jakarta Pusat, Selasa 4 November 2014

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum mengacu pada Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana yang dilakukan bersama-sama.

Sementara itu, dalam paparannya, Jaksa Toton menemukan bukti bahwa Hafitd dan Assyifa terlebih dahulu berencana untuk bertemu Ade Sara di Stasiun Gondangdia. Namun, setelah itu, kedua sejoli ini kemudian malah menyiksa Ade Sara di dalam mobil. Kejadian tersebut terjadi sebelum Ade Sara dibunuh dan mayatnya dibuang di Tol Bekasi.

"Ditemukan bahwa setelah itu, sekitar 300-400 meter saat terdakwa Hafitd menjalankan mobil, terdakwa langsung menyetrum korban sebanyak tiga kali sehingga menyebabkan Ade Sara terjatuh," katanya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum menyatakan Assyifa juga terbukti ikut memukul dan menyumpal mulut Ade Sara dengan koran dan tisu. Dengan pembuktian itu, kedua terdakwa telah terbukti melakukan pembunuhan berencana.

"Hafitd seharusnya sadar untuk tidak melakukan perbuatannya, namun terdakwa tetap melakukan pemukulan berkali-kali, sehingga unsur ini telah terpenuhi," ujar Toton.[viva]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...