18 February 2020

Ahok 'Mencak-mencak' terkait Kepala Daerah Dipilih DPRD

KONFRONTASI - Terkait kepala daerah dipilih oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Ahok sapaan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak akan ikut lagi dalam pemilihan kepala daerah 2017 nanti. Selain itu, ia menilai DPRD DKI selalu mempersulit eksekutif. "Kalau lewat DPRD, saya tidak mau. Saya enggak mau jadi budak. Capek. Kita enggak dipilih DPRD saja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dihambat begitu lama," ujar Ahok di Balai Kota, Jumat, 26 September 2014

Ahok melanjutkan, "Enggak dipilih DPRD saja, saya sudah pingin dihabisin karier Ahok. Apalagi dia pilih saya, lebih cepat dihabisi." Namun begitu, ia tak kecewa dengan hasil voting. "Ini demokrasi, harus diterima saja apa adanya," kata Ahok.

Dia tidak peduli dengan putusan tersebut. Ahok mengaku bakal berkonsentrasi membangun Jakarta. "Makanya bagi saya lebih baik konsentrasi 3 tahun ini membereskan Jakarta, toh saya juga bukan orang politik lagi, bukan anggota partai. Saya beresin Jakarta saja, biar cepet. Ya jadi konsentrasi ke situ."

Menurut Ahok, banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dalam 3 tahun ini. Misalnya, membangun infrastruktur berbasis rel, proyek National Capital Integarated Coastal Development untuk menyelesaikan banjir, normalisasi sungai, sistem bus sudah tidak pakai setoran tapi pakai debet, dan sistem gaji pegawai negeri sipil berbasis kinerja. "Saya akan letakkan dasarnya dulu."

Koalisi Merah Putih berhasil memenangkan voting melawan koalisi Jokowi-Jusuf Kalla dalam pemilihan Rancangan Undang-Undang Pilkada. Koalisi poros Partai Gerindra itu menang telak dengan memperoleh 226 suara, sedangkan lawannya hanya memperoleh 135 suara.[ian/tmp]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...