24 August 2019

Ada-ada Saja, Petruk Nekat Curi Tali Pocong dari dalam Kuburan agar Angkotnya Ramai Penumpang

KONFRONTASI-Ada-ada saja yang dilakukan Mohammad Urfan alias Petruk ini. Ia ditangkap Polres Tangerang Selatan pada 5 Januari lalu karena mencuri tali pocong di permakaman Taman Abadi, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander mengatakan, Petruk mengambil empat tali pocong sekaligus dari jenazah Muhammad Suhendra yang meninggal Kamis, 28 Desember 2017.

Awalnya, kata Alexander, Petruk mendengar kabar bahwa korban yang juga merupakan rekannya itu meninggal dunia karena sakit.

Saat itu, Muhammad dimakamkan sekitar pukul 14:00 WIB. Petruk datang ke permakaman untuk mengambil tali pocong pada pukul 23:00 WIB/

“Pelaku pernah dengar selentingan dari rekannya kalau mau usaha maju pakai tali pocong,” kata Alexander dilansir JPNN.com, Senin (8/1).

Setelah menggali selama 3,5 jam, sambung Alexander, Petruk mengambil tali pocong yang ada di kepala, tangan, pinggang, dan kaki.

Keesokan harinya, Dadang Sutisna mengetahui makam kakaknya sudah rusak

Dia langsung melapor ke Polsek Ciputat. Petugas langsung melakukan penyelidikan.

“Dari 34 saksi yang kami periksa, hasilnya mengarah ke pelaku. Pelaku ini juga sopir angkot. Dia berharap dengan memiliki tali pocong bisa mendapatkan penumpang banyak,” tambahnya.

Alexander mengatakan, Petruk hanya menyimpan tali pocong selama satu hari.

Sebab, Petruk membuang tali pocong di atas jembatan Kali Pesanggrahan, Ciputat, Tangsel, 29 Desember 2017.

“Pelaku tidak merasa takut untuk melakukan penggalian makam dan bersentuhan langsung dengan jasad karena merasa sudah kenal baik dengan korban,” imbuh Alexander.

Dia menambahkan, Petruk dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan Pasal 279 KUHP tentang perusakan fasilitas pemakaman.[mr/jpnn]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...