13 November 2018

Yusril Gabung Kubu Jokowi Demi Keberlanjutan Partainya

KONFRONTASI-Secara mengejutkan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memutuskan merapat ke kubu Capres /Cawapres Jokowi – Ma’ruf Amin.

“Langkah Yusril itu memang bisa melawan arus  karena  konstituen (pemilih) PBB cenderung ke pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno,” kata Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat,  Prof Yusron Razak di Jakarta, Selasa (6/11).

Namun, di sisi lain, menurut Yusron, langkah itu perlu diambil Yusril dengan pertimbangan politik demi kelanjutan partai, atau keberlangsungan partainya.

“Dalam hal ini memang ada perbedaan cara pandang antara pimpinan,  dan anggota partai, termasuk dukungan formalitas dari konstituen,” kata Yusron.

Yusron yang juga wakil rektor UIN Syarif Hidayatullah bidang kemahasiwaan ini juga menilai langkah Yusril tersebut, bisa dipahami karena situasi politik yang tidak memungkinkan, atau kurang kondusif untuk mengambil sikap yang berbeda.

“Keputusan Yusril tersebut diharapkan posisi politik partainya, PBB tetap dapat eksis dengan merapat ke kubu Jokowi – Ma’ruf. Intinya demi keberlanjutan partainya,  sehingga pilihan pramatis itu sebuah keniscayaan. Mau tidak mau harus dilakukan,” ucap Yusron.

Namun demikian, Yusron meminta semua pihak untuk menghormati dan menghargai keputusan politik yang telah diambil Yusril dengan menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf.

Seperti diketahui, Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara Jokowi-Ma’ruf. Kesediaannya itu setelah bertemu Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir.

Yusril menyatakan posisinya sebagai pengacara Jokowi-Ma’ruf di luar struktur tim pemenangan. “Divisi ini kalau dalam perusahaan bisa dikatakan sebagai in house lawyer, sedangkan saya adalahprofessional lawyer yang berada di luar struktur,” tegas Yusril. [mr/poskt]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...