15 October 2019

Wapres Enggan Ikut Campur Soal Pertemuan Pimpinan DPR-Donald Trump

Konfrontasi - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) enggan ikut campur terkait polemik bertemunya Ketua dan Wakil Ketua DPR, Setya Novanto dan Fadli Zon dengan bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beberapa waktu lalu.

Sebaliknya, JK menyerahkan polemik tersebut ke DPR sebagai lembaga yang berwenang menangani masalah tersebut. JK hanya mengatakan bahwa keduanya tidak perlu meminta maaf terkait pertemuan tersebut.

“Ini urusan DPR lah, nanti DPR yang menyelesaikannya,” kata JK di kantor Wapres, Jakarta, Senin (07/09).

Seperti diketahui, Setya Novanto dan rombongan memang dikabarkan melakukan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat (AS) untuk mengikuti konferensi para Ketua Parlemen Dunia di Kantor PBB di New York.

Hingga akhirnya kedua politisi tersebut terlihat dalam kampanye bakal calon presiden Amerika dari Partai Republik Donald Trump di New York, Amerika Serikat.

Terkait kehadiran keduanya ke New York, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengatakan setidaknya menghabiskan anggaran paling sedikit sekitar Rp 4,6 miliar.
Kemudian, Fitra menduga ada markup (penggelembungan) anggaran perjalanan sebab tidak dibuka atau tidak transparan.

Sedangkan, terkait etika, keduanya telah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh empat fraksi di DPR RI, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasdem, pada Senin (07/09).(brtmd/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...