11 December 2019

Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode 'Tampar' Wajah Jokowi

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ketidaksukaannya terhadap wacana masa jabatan presiden tiga periode dan pemilihan presiden dipilih MPR.

Bahkan, Jokowi menyebut ada pihak-pihak yang sengaja menjerumuskannya dengan isu tersebut. Dia mengatakan isu itu seperti menampar wajahnya dan adapula yang mencoba mencari muka kepadanya. 

CEO Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago memahami nuansa kebatinan Presiden Jokowi. Apalagi Jokowi yang saat ini menjabat presiden dua periode itu lahir dari produk pemilu langsung yang dipilih rakyat.

"Karena pak Jokowi sendiri sepertinya enggak nyaman. Namun ini kan tetap ada orang yang ngambil muka, pura-pura ingin senangkan Pak Jokowi, sementara Pak Jokowi sendiri tidak nyaman, tidak happy (tidak nyaman) dengan wacana tersebut, karena terlalu mengada-ada," tutur Pangi kepada SINDOnews, Senin (2/12/2019).

Menurut dia, sebenarnya Jokowi cukup hati-hati dalam merespons wacana-wacana terkait amendemen UUD 1945 itu. Apalagi terkesan wacana yang beredar sangat liar, yakni presiden dipilih MPR, jabatan presiden 3 periode dan.

"Kemudian pemilihan bupati/wali kota/gubernur dikembalikan lewat DPRD, dan pemilihan presiden via MPR jelas kemunduran yang nyata. Melenceng dari jati diri bangsa demokratis terbesar ketiga setelah AS dan India," tuturnya. 

Pangi menyebut memahami nuansa kebatinan Presiden Jokowi, di mana presiden dua periode itu juga tidak akan mendukung presiden dipilih MPR, karena Jokowi sendiri lahir dari produk pemilu langsung yang dipilih rakyat.(mr/snd)

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...