20 September 2019

Video Kampanye Ahok-Djarot Sudutkan Umat Islam, ACTA Lapor Bawaslu

KONFRONTASI-Pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub nomor dua dilaporkan Aliansi Cinta Tanah Air (ACTA) terkait video kampanye yang disebar melalui akun Instagram @basukibtp Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). ACTA menilai video tersebut menyerang agama tertentu.

Pihak ACTA yang diwakili oleh Habib Novel dan Habiburokhman juga Wakil Ketua ACTA mendatangi Kantor Bawaslu dan langsung menuju lantai dua dan bertemu staf bagian pengaduan.

"Jadi ACTA kali ini melaporkan untuk kesekian kali atas tindakan dilakukan oleh gubernur terdakwa (Ahok) yang lagi-lagi menyerang umat Islam dan agama Islam dalam video iklan paslon tersebut," ujar Novel Chaidir Hasan alias Habib Novel, anggota ACTA di Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).

Novel mengatakan kali ini ACTA menuntut Bawaslu untuk bertindak tegas terhadap dugaan pelanggaran dalam video tersebut. Dia dan Habiburokhman membawa sebuah flashdisk yang berisikan link video tersebut.

"Kita melaporkan untuk bisa menindak iklan ini, bahwa iklan ini tidak sehat dan memprovokasi dan menyulut umat Islam. Bawaslu harus segera bersikap memberikan teguran, larangan dan meminta video tersebut segera dihapus. Kita bawa flash disk berisi link tersebut," imbuh Novel.

ACTA menilai hal tersebut melanggar Pasal 69 huruf B UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada yaitu dalam kampanye dilarang meghina seseorang, agama, suku, ras dan golongan. Novel juga akan melaporkan hal ini ke Bareskrim Polri nanti malam.

"Selain itu kami juga akan laporkan ke Bareskrim Polri nanti malam, karena ini kami anggap ini juga masuk delik pidana umum. Menyebarkan dugaan kebencian terhadap sekelompok orang atau agama tertentu," pungkas Novel.

Video berdurasi dua menit itu menampilkan secara jelas berisi adegan dimana nampak teriadi kerusuhan dan demo dimana pelakunya adalah orang yang memakai peci dan surban. Itu terlihat di awal video.

Hingga saat ini, video tersebut sudah di unggah pada akun media sosial Basuki Tjahja Purnama yaitu Facebook, Twitter dan Instagram. Di Facebook sendiri sudah mendapat komentar 1,9 ribu dan dibagikan sebanyak 13.256. Sedangkan di Instagram sudah 290.276 view.[mr/dtk]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...