25 January 2017

Tim Anies-Sandi Ngadu ke Bawaslu Terkait Pengerusakan Spanduk Kampanye

Konfrontasi - Tidak terima alat peraga kampanyenya berupa spanduk dan banner dirusak, Tim Advokasi Pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno (Anies-Sandi) melaporkannya ke Bawaslu DKI Jakarta.

“Kami kemarin sudah ke Bawaslu, melaporkan kasus perusakan itu karena telah melanggar Pasal 69 huruf G UU No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” kata Ketua Tim Advokasi Pemenangan Anies-Sandi, Agus Otto, Jumat (6/1/2017).

Menurutnya, laporan itu pun sudah mendapat tanda tangan Bawaslu. Bahkan, dia dan sejumlah warga yang menjadi saksi perusakan telah dimintai keterangan.

“Jadi informasi soal perusakan itu awalnya kami dapat dari warga. Ada warga yang setelah merayakan malam tahun baru, melihat puluhan spanduk di sepanjang Jalan Lebak Bulus Raya I sudah dirusak,” ungkapnya.

“Setelah dua hari, total ada 50 banner atau spanduk yang dirusak,” imbuhnya.

Selain di Lebak Bulus, kata dia, perusakan spanduk juga terjadi di wilayah Cilandak Barat. Untuk itu dia berharap Bawaslu dan juga penegak hukum lainnya bisa mengungkap siapa pelakunya.

“Kami memang belum mengetahui siapa pelakunya. Kami harap Bawaslu bisa segera mengungkapnya dan menindaknya,” tuntas dia.

Komisioner Bawaslu, Muhammad Jufri mengatakan, spanduk yang dirusak itu memang sudah sesuai dengan desain resmi. Untuk itu, dia memastikan bahwa laporan itu akan segera ditindaklanjuti. “Kami memiliki waktu lima hari untuk menelusuri,” ucapnya.

Jufri menambahkan, Bawaslu akan segera berkoordinasi dengan Panwascam untuk melihat langsung kondisi spanduk yang dirusak. “Kami juga akan berupaya untuk mencari siapa pelaku perusakan tersebut,” imbuhnya. (pskota/mg)

Category: 

 


loading...
loading...

BACA JUGA:      

Loading...