19 November 2019

Tidak Pernah Menyesal Mendukung Prabowo+Sandi ( saat “menikmati” kebenaran perjuangan ... kini ‘tlah tiba )

KONFRONTASI  -   

BISMILLAH 

Akun TP di-suspend oleh FB ( tidak bisa UpDate status selama 30 Hari ....),  tepat pada malam Debat Terakhir Pilpres 13 April.
Dan sesudahnya ( dalam masa suspend itu ) terus-menerus mendapat notifikasi BAHWA postingan ini-itu ... diantaranya adalah  status beberapa Tahun yang lalu .....  TELAH  melanggar standar komunikasi FB. 
ARTINYA  : Akun TP sudah masuk dalam kriteria untuk dihanguskan menyusul ratusan Akun Oposan lainnya.

Oleh karena hal di atas, maka mohon maaf  jika postingan perdana ini JUGA akan tayang tidak lebih dari 48 Jam, UNTUK selanjutnya saya akan non-aktif kembali KARENA  perjuangan masih panjang. InsyaaAllah ... secara berkala saya akan on-line UNTUK “MENIKMATI” KEBENARAN PERJUANGAN OPOSISI SELAMA INI :) 

Jangan Larut dalam Kesedihan 

Keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak semua gugatan dari Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo+Sandi telah meng-haru biru hati serta perasaan  para pendukung  terutama emak-emak yang selama ini paling  ekspresif dalam memberikan dukungan kepada Pasangan  02. Tak ayal banyak diantaranya yang sedih berkepanjangan hingga akhirnya KEMBALI MENJADI APATIS ATAS PERPOLITIKAN NEGERI INI …..
 
Hai para oposan …. Hai para emak-emak …. Hai para pendukung Prabowo+Sandi ….  JANGAN LARUT DALAM KESEDIHAN ! JANGAN SIA-SIAKAN NILAI2 PERJUANGAN KALIAN ! 

SALAH BESAR ! JIKA KALIAN SEMUA “MELETAKKAN” KEMENANGAN PRABOWO SANDI SEBAGAI SATU-SATUNYA UKURAN ATAS SUKSES / TIDAKNYA PERJUANGAN ! 

TERLALU RENDAH …. JIKA (HANYA) KEMENANGAN PRABOWO SANDI YANG KALIAN JADIKAN STANDAR KEBERHASILAN PERJUANGAN ….

JUSTRU …

JUSTRU NIAT BAIK YANG ADA DI HATI KALIAN MASING-MASING, LILLAHI TA’ALA, IKHTIAR UNTUK NEGERI INI MENJADI BAIK ITULAH YANG MESTINYA KALIAN JADIKAN ACUAN !

DENGAN DEMIKIAN ..... TIDAK ADA YANG SIA-SIA SEDIKITPUN DARI PERJUANGAN KALIAN … ( INSYAALLAH ) SEMUA TERCATAT SEBAGAI IBADAH DI HADAPAN ALLAH SWT SELAMA KITA MELAKUKANNYA DENGAN CARA-CARA YANG HAQ DENGAN MENGHINDARKAN KEBATHILAN 

Silakan simak postingan ini sampai tuntas, Maka insyaallah kita akan mendapatkan kesamaan pemahaman BAHWA SAMA SEKALI TIDAK AKAN PERNAH MENYESAL KARENA TELAH MENJADI OPOSAN DENGAN MEMBERIKAN DUKUNGAN PRABOWO+SANDI !  Justru, Saat “menikmati” kebenaran perjuangan ... ( kini ‘tlah tiba )

“Curang” Sejak Dari Awalnya 

Bicara kembali tentang Pilihan Presiden, secara tersirat sudah saya paparkan jauh-jauh hari pada status-status saya BAHWA Pak Jokowi nyaris sulit ditandingi pada Pilpres 2019. 

Apakah itu karena sedemikian hebatnya Pak Jokowi …? Sama sekali bukan ! Itu karena desain ( strategi ) untuk memenangkan Pilpres 2019 SUDAH DIRANCANG DAN DITERAPKAN SEJAK TAHUN-TAHUN PERTAMA PAK JOKOWI MENJABAT ! Sehingga “kecurangan” itu pada dasarnya sudah dipersiapkan dan dipraktekkan sejak dini, sehingga semuanya nampak natural dan lazim ….

Oleh karenanya ketika KPU mengumumkan rekapitulasi hasil suara, maka ( bagi saya pribadi itu )  itu paripurna sudah kemenangan Pak Jokowi ( tinggal bagaimana mengamankannya hingga pelantikan ) dengan demikian Gugatan di Mahkamah Konstitusi ( sekali lagi bagi saya pribadi ) itu hanya prosedural formal yang sudah bisa ditebak hasilnya.Penegasan : paragraf di atas tidak saya maksudkan untuk merendahkan Mahkamah Konstitusi akan tetapi JUSTRU oleh karena adanya fakta keterbasan pada Mahkamah Konstitusi yang pada prakteknya  sering menggunakan tafsir bahwa : “Mahkamah Konstitusi tak bisa mengadili dugaan laporan kecurangan. Karena seharusnya hal tersebut ditangani oleh Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu”. Oleh karenanya, Gugatan Pilpres yang sejatinya melibatkan Ratusan Ribu TPS dan Jutaan Pemilih tidak mungkin betul-betul efektif bisa “di-sidang” di MK apalagi dalam waktu yang sangat-sangat terbatas

BACA INI :

MK Tak Bisa Adili Dugaan Laporan Kecurangan Pemilu

https://www*merdeka*com/politik/mk-tak-bisa-adili-dugaan-laporan-kecuran...

Ganti tanda baca * ( asterik ) dengan . ( titik ) agar link bisa di-Klik. Dan ini ketentuan ini berlaku bagi seluruh link-link yang sertakan di bawah nanti. 

Note : kata “curang”  dan “kecurangan” sengaja saya berikan tanda petik “ karena di sini memang ada wilayah persepsi yang bisa jadi pendapat saya berbeda dengan pendapat orang lain, akan tetapi silakan simak pembuktian-pembuktian saya di bawah nanti untuk akhirnya bisa menarik kesimpulan apakah kita sependapat atau tidak.

Tidak “Menyarankan”  Prabowo nyalon

Dalam sebuah percakapan di mobil dengan sahabat medsos Ayunda dokter Fie Fieka  ( jauh hari sebelum hingar-bingar Pilpres ) saya sebetulnya termasuk dalam posisi pendapat : sebaiknya Prabowo tidak mencalonkan diri di Pilpres 2019  dan biarlah berlaku Teori Pembusukan pada Pilpres 2019 itu.

Pendapat saya itu berangkat dari rasa eman ( ;Bahasa Jawa : sayang ), oleh karena dari kalkulasi saya Pak Jokowi terlalu kuat untuk disaingi, alhasil Pak PS akan makin jadi bulan-bulanan bully & hujatan oleh (sebagian) pendukung Pak Jokowi.

Namun ketika Pak PS menyatakan mencalonkan diri, tanpa berpikir panjang saya menyatakan dukungan OLEH KARENA  gagasan / ide / wacana kebenaran itu MEMANG harus “di-bersamai”… wajib di-upayakan ... Dukungan saya kepada Pak PS didasarkan kepada analisis faktual bahwa apa yang diperjuangkan oleh Pak PS  memang itulah yang terbaik buat negeri ini. 

Dengan demikian, meski kepada mBak Afie saya sudah paparkan panjang lebar tentang Konstruksi Perpolitikkan Indonesia termasuk prediksi saya atas Pilpres 2019, saya tetap melabuhkan dukungan atas pencalonan Prabowo + Sandi oleh KARENA NIAT BAIK ITU JANGAN PERNAH KALAH OLEH PREDIKSI-PREDIKSI YANG KURANG MEMUNGKINKAN AKAN HAL ITU !!!! biar gampang ‘ngeh … : niat baik saya untuk segera menikah dengan 4 ( empat ) gadis / perawan itu jangan pernah kalah oleh prediksi-prediksi bahwa saya tidak mungkin  mewujudkannya karena faktanya yang dekat dengan saya selama ini mayoritas adalah emak-emak ( alias yang  sudah tidak perawan lagi )  …….. TAPI #alhamdulillah, dekatnya  bukan ama Bapak-Bapak 'sih … 

Kesimpulan : saya mendukung Prabowo Sandi adalah berdasar akal sehat dan rasionalitas yang jangkep ;memadai. Adapun jejak panjang digital saya sebagai netizen oposisi sudah memberikan pembuktian bahwa ada yang tidak pas dengan negeri ini, meski tidak boleh JUGA kita dzolim dengan menyatakan Pak Jokowi tidak ada baik-baiknya sama sekali. 

Praktek Dini Desain Pemenangan Pilpres 

Di atas sana, sudah saya tuliskan : Desain ( strategi ) untuk memenangkan Pilpres 2019 SUDAH DIRANCANG DAN DITERAPKAN SEJAK TAHUN-TAHUN PERTAMA PAK JOKOWI MENJABAT !  yaa …. bagi yang cermat akan dengan mudah mendapati bahwa praktek telanjang untuk mempersiapkan masa jabatan berikutnya itu sudah benar-benar dijalankan pada Tahun-Tahun Pertama Pak Jokowi menjabat jabatan kepresidenan.

Salah satunya adalah OLEH KARENA DAN ATAU bermula dari sini  :

Kompas.com - 31/03/2015
Investor Tiongkok Serbu Indonesia

https://money*kompas*com/read/2015/03/31/094400826/Investor.Tiongkok.Ser...

Kompas.com - 25/04/2015
Tiongkok Sapu Bersih Proyek Infrastruktur Indonesia

https://money*kompas*com/read/2015/04/25/165045026/Tiongkok.Sapu.Bersih....

Jumat, 24 April 2015 
 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...