23 October 2018

Taufik Sebut Ada Tiga Poin Krusial Terkait RUU Pemilu

KONFRONTASI -   RUU Pemilu direncanakan berisi tiga produk UU. Yaitu UU Pilpres, UU Penyelenggara Pemilu, dan UU Pileg.
Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan menjelaskan draft RUU Pemilu yang baru dikirim Pemerintah, Jumat lalu (21/10), ke DPR berisi beberapa poin krusial.

Pertama, tentang ambang batas parlemen (parliamentary threshold); kedua, sistem terbuka, tertutup atau perpaduan antara keduanya; ketiga, persoalan penambahan kursi seiring dengan bertambahnya jumlah wilayah pemilihan.

"Selebihnya, biarlah proses pembahasan di DPR nantinya akan memberikan pengayaan dan pemikiran konstruktif. Semua untuk kepentingan bersama," kata Taufik di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/10).

Sebagian kalangan menilai DPR tidak akan mampu menyelesaikan pembahasan RUU tersebut tepat waktu. Pasalnya waktu yang dimiliki oleh DPR sangat singkat, hanya beberapa bulan. Sementara poin-poin yang dibahas pun tidak bisa dibilang sedikit. Namun, Taufik yakin DPR bersama Pemerintah akan mampu merampungkan pembahasan.

"Dengan semangat kebersamaan, saya meyakini semua pihak berkepentingan dengan pelaksanaan Pemilu yang baik di masa yang akan datang. Pemilu adalah hajat bersama, karena itu tidak alasan untuk meragukan keseriusan Pemerintah maupun DPR," tegas politisi senior PAN ini.

Apalagi, tambah Taufik, partai-partai pendukung Pemerintah akan mendukung penuh pembahasan RUU Pemilu hingga disahkan. Begitu juga dengan PAN, partai yang ikut bersama Pemerintah.(Juft/Rmol)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...