14 November 2019

Serangan Brutal di Sosmed ke Novel Baswedan, Cerita Istri Penyidik Senior KPK itu Menenangkan Kerabat

KONFRONTASI -  Istri Penyidik KPK Novel Baswedan, Rina Emilda mengatakan dirinya dan keluarga menanggapi dengan santai berbagai isu rekayasa penyiraman air keras yang kini beredar di media sosial. "Orang mau ngomong apa, terserah. Enggak terganggu. Malah santai. Itu yang jadi ladang pahala. Positifnya diambil," kata Rina kepada Tempo, Rabu 6 November 2019.

Rina mengatakan, suaminya juga bersikap tenang. Keluarga juga menganggap berbagai tudingan merupakan risiko. "Kata bang Novel, udah biarin orang mau ngomong apa. Kalau berbuat baik pasti banyak yang enggak suka," ujarnya.

"Saya baca. Mereka menyayangkan berita kayak gitu. Saya dan bang Novel yang nenangin. Malah mereka bilang, gila nih ada berita kayak gitu, biarin aja," kata Rina.

Media sosial belakangan ramai dengan pembicaraan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Drone Emprit membaca ada beberapa akun yang bernada negatif terhadap Novel. Seperti, @Eko_Kunthadi, @03_Nakula, dan @Ary_Prasetyo. Peneliti dan analis Drone Emprit Hari Ambari, mengatakan narasi yang dibawa akun-akun ini termasuk yang paling banyak disebarkan ulang (retweet).

Gong serangan terhadap Novel dimulai ketika akun @AdellaWibawa dan @Triwulan mencuit tudingan bahwa serangan ini rekayasa. "Mata Novel Baswedan saat baru ditayangin di NET TV 18 april 2017..!?dia kaget dg tiba2 kemunculan wartawan NET, liat matanya dan pipi mulus pdhl baru kasus penyiraman," tulis si empunya akun itu pada 4 November 2019.(Jft/Teras.id)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...