26 April 2017

Presiden Lantik Kader PDI-P Jadi Hakim MK

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo akan mengambil sumpah I Dewa Gede Palguna sebagai Hakim Konstitusi dari unsur pemerintah dan Suhartoyo dari unsur Mahkamah Agung. Pelantikan diselenggarakan di Istana Presiden pada Rabu (7/1).

I Dewa Gede Palguna terpilih menggantikan posisi Hamdan Zoelva, setelah namanya diusulkan oleh Panitia Seleksi pimpinan Saldi Isra. Palguna yang pernah menjadi wakil rakyat dari PDI Perjuangan itu diajukan namanya oleh Pansel, bersama Yuliandri. Jokowi akhirnya lebih memilih Palguna. Sementara Suhartoyo adalah hakim dari unsur MA.

"Dua-duanya (Palguna dan Suhartoyo) diambil sumpah dan janjinya pada tanggal 7, tanggal ini persis pada tanggal dulu ketika beliau-beliau yang digantikan ini di SK-kan dan dilantik," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratiko, seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet.

Pratikno menegaskan, pilihan Jokowi ini setelah mempelajari dengan seksama usulan dari pansel. Mensesneg menyebutkan, selain memperhatikan rekam jejak para calon, Presiden juga mempertimbangkan kebutuhan MK, dan mencermati kompetensi para calon, integritas, dan independensi.

“Jadi ketika pansel serahkan nama itu juga dijelaskan bagaimana penilaian pansel terhadap calon-calon yang ada, tentu saja dua calon ini bagi pansel adalah yang terbaik,” kata Pratikno.

Mengenai latar belakang Palguna yang pernah menjadi anggota PDI Perjuangan, Mensesneg Pratikno berkilah bahwa presiden telah mempercayakan kepada Pansel proses pengecekan independensi calon yang bersangkutan.

"Beliau pernah jadi anggota MK pada periode pertama dan terbukti dalam penilaian pansel menunjukkan kinerja independensi dan integritasnya,” tandas Pratikno.

Category: 

loading...


News Feed

Berita Lainnya

loading...
Rabu, 26 Apr 2017 - 19:49
Rabu, 26 Apr 2017 - 19:30
Rabu, 26 Apr 2017 - 19:05
Rabu, 26 Apr 2017 - 19:00
Rabu, 26 Apr 2017 - 18:58
Rabu, 26 Apr 2017 - 18:47
Rabu, 26 Apr 2017 - 18:44
Rabu, 26 Apr 2017 - 18:43