11 December 2018

Prabowo: Menyedihkan, Indonesia Hidup dari Utang

KONFRONTASI - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengkritisi sikap elite pemerintah yang mengandalkan utang luar negeri ketimbang memanfaatkan kekayaan alam untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Sikap seperti itu dinilai telah menjadikan bangsa merugi.

Prabowo Subianto menilai itu sebagai suatu kejanggalan yang sangat luar biasa alias paradoks.

"Negara yang begini kaya, yang oleh ahli-ahli dunia dinilai kita keenam terkaya di dunia," sesalnya saat mengisi materi Rakernas DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Pondok Pesantren Minhajurasidin, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur (Kamis, 11/10).

Pasalnya, tegas Prabowo, dengan kekayaan mineral yang dimiliki seperti nikel, minyak bumi, batu-bara dan lainnya, Indonesia semestinya sudah bisa menjadi negara industri raksasa.

"Akan tetapi kita sebagai bangsa, bisa dikatakan kita tekor sebagai bangsa. Kita adalah bangsa yang rugi. Kita sekarang bangsa yang hidup dari utang," lanjutnya.

Menurut Prabowo, Indonesia bisa hidup baik dan jauh berkembang jika elite konsisten menjalankan amanat konstitusi yaitu Pasal 33 UUD 2945 yang mewajibkan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

"Yang menyedihkan adalah banyak elite kita merasa hidup dari utang itu biasa dan baik-baik saja," demikian ketua umum Partai Gerindra itu

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...