25 November 2017

Penghargaan Hassan Wirajuda Diraih Biro Hukum dan HLN Kejagung

KONFRONTASI - Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri (HLN) Kejaksaan Agung (Kejagung) meraih penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2016. Penghargaan secara simbolis diserahkan secara langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada Kepala Biro Hukum dan HLN Kejagung Chairul Amir di Ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jakarta Pusat, Jumat malam (16/12). Hadir dalam penyerahan penghargaan ini Jaksa Agung HM Prasetyo, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri dan Menlu RI 2001-2009 N. Hassan Wirajuda. Selain Biro Hukum dan HLN Kejagung, Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2016 juga diberikan kepada Cassiem Augustus dan Elly Kasmir selaku mitra kerja perwakilan RI di luar negeri, Unit IV Perdagangan Orang (Human Trafficking) Bareskrim Polri, Duta Besar (Dubes) Johny Lumintang, Konsul Jenderal RI di Kuching Malaysia Jahar Gultom, staf perwakilan RI Dyah Lestari Asmarani, Yoshi Iskandar, Decky Haidar Ulum, Muhibuddin Muhammad Thaib, Majdi Sarbaini Harahap Mandily, dan Abdul Kholiq Zahron, Ikatan Keluarga Madura (IKMA) di Malaysia dari kelompok masyarakat madani, Jerome Eugene Wirawan dan Josie Susilo Hardianto selaku perwakilan jurnalis atau media, serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Desa Majasari, Sliyeg, Indramayu dari perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda). Pemberian penghargaan ini telah dilakukan untuk kedua kalinya. Jadi, sejak tahun lalu kita beri apresiasi kepada WNI yang memberikan perlindungan kepada WNI di luar negeri dengan memberikan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award,” kata Menlu Retno. Terpisah, Kepala Biro Hukum dan HLN Kejagung Chairul Amir menjelaskan, pemberian penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award ini merupakan surprise bagi jajaran Biro Hukum dan HLN Kejagung. Pemberian penghargaan ini sekaligus menjadi tantangan untuk dapat bekerja lebih baik lagi ke depan. "Meski, selama ini kami bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk mengadvokasi WNI di luar negeri. Tentu kerja-kerja kami tidak akan pernah berhenti pasca penerimaan penghargaan ini. Mudah-mudahan ke depan kami dapat bekerja dengan lebih baik lagi,” tutur Chairul. Biro Hukum dan HLN Kejagung merupakan satuan kerja di Kejagung yang menangani isu-isu hukum dan permasalahan di luar negeri. Biro Hukum dan HLN Kejagung telah bekerja sama dengan Kemenlu dalam beberapa bidang, diantaranya dalam penanganan kasus WNI di luar negeri serta penyusunan Nota Kesepahaman tentang Pencegahan dan Penanganan WNI yang Terindikasi atau Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (MoU Anti Trafficking). Biro tersebut juga telah mengirimkan perwakilan untuk menjadi bagian dari tim monitoring dan evaluasi untuk perwakilan RI di Cape Town dan Lisabon terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Dalam penanganan kasus WNI ABK di Fiji, Biro Hukum dan HLN Kejagung juga telah membantu mempercepat proses transfer of proceeding sehingga para WNI ABK dapat diproses secara hukum di Indonesia. Biro Hukum da HLN juga telah memfasilitasi kesaksian dari seorang saksi kunci sebagai saksi yang meringankan bagi WNI yang ditangkap karena kasus narkoba di Malaysia. (Juft/ Rmol)
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...