26 May 2017

Pengamat: Rapor Merah Jaksa Agung Jadi Catatan Presiden Jokowi Jalankan Nawa Cita

Konfrontasi - Pengamat Hukum dari Universitas Indonesia (UI), Chudri Sitompul menegaskan, rapor merah dari Indonesia Corruption Watch (ICW) terhadap dua tahun kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo akan menjadi catatan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menjalankan roda pemerintahan.

Pasalnya, menurut Chudri, butir keempat dalam Nawa Cita Jokowi menyatakan bahwa pemerintahannya akan menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

"Jaksa Agung HM Prasetyo harus benar-benar melakukan perbaikan di Kajagung karena seperti ini akan jadi catatan Presiden Jokowi," kata Chudri dilansir Okezone, Sabtu (19/11/2016).

Chudri menjelaskan, Prasetyo harus menuntasakan janji-janji politik Jokowi melalui Nawa Cita dalam pemerintahannya. Karena itu, reformasi Korps Adhyakasa harus segera dilakukan guna mengembalikan kepercayaan publik yang terus meluntur.

"Karena memang banyak yang mengeluh terhadap kinerja Kejagung. Maka dari itu coba dilakukan satu mekanisme yang mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat," jelasnya.

Menurut Chudri, saat ini banyak masyarakat yang masih enggan melaporkan suatu kasus lantaran masih takutnya laporan tersebut tidak diproses oleh Kejagung. Sehingga, Prasetyo sebagai orang nomor satu di Kejaksaan harus merubah pandangan masyarakat tersebut.

"Betul memang ada Komjak atau ada LPSK tapi memang anggapan masyarakat itu memang kalau melapor intinya sesuatu itu tidak akan jalan kalau tidak ada uangnya," tandasnya. (oke/mg)

Category: 

loading...

Related Terms



News Feed

Loading...