26 August 2019

Oesman Sapta: Saya Cinta HMI yang Berpikir Konstitusional dan Kebangsaan

KONFRONTASI - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengatakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bisa besar jika anggotanya memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengatakan itu ketika membuka acara Silaturahmi Pimpinan HMI bertema "70 Tahun HMI Berjuang Bersama Umat, Mewujudkan Indonesia Jaya" di gedung Nusantara V, Gedung DPR, Jumat (10/2).

Pada acara ini hadir Ketua Umum HMI Mulyadi B Tamsir dan Ketua  HMI dari seluruh Indonesia.

Menurut Oso, begitu dia akrab disapa, dies natalis 70 tahun HMI merupakan hari yang sangat penting karena merupakan momentum kebangkitan HMI.

"Kalau kalian mau membuat HMI menjadi besar, hanya satu caranya yaitu seluruh anggota HMI harus paham Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Dia mengakui meskipun bukan anggota HMI, namun sejak muda selalu berkumpul dengan anggota HMI. Bahkan, kepada seluruh anggota HMI, Oso mengatakan kalau dirinya tidak pernah meninggalkan HMI.

Menurut dia, anggota HMI adalah anak dan tulang punggung bangsa dan merupakan kader pemimpin di masa akan datang.
Oso pun memuji kalau anggota HMI adalah kader yang paling solid dan dapat dipercaya. Apalagi HMI, dia menambahkan, memiliki kepercayaan kepada Tuhan Yang  Maha Esa.

"Makanya kader HMI tidak suka berbohong, selalu mengkritisi dan mengkoreksi keadaan. Digembleng  dengan dasar political will dan diasuh berdasarkan ketetapan yang diatur dalam UU HMI sendiri," kata Oso.

Dalam mengkritisi keadaan, dia mengingatkan agar tetap berpikir konstitusional. Hal ini sangat penting sebab negara yang kuat adalah negara yang mampu mempertahankan konstitusi.

"Saya cinta HMI yang berpikir konstitusional dan berpikir kebangsaan," demikian Oso

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...