18 November 2018

Ngabalin ke Sandi: Masa Makan Nasi di Warung Majalengka Rp 40 Ribu?

KONFRONTASI - Saat berkampanye di kawasan Majalengka, Jawa Barat, calon wakil presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno, makan siang di sebuah rumah makan bernama Rumah Nini.

Dengan sejumlah menu makanan yang ia pilih, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku merogoh kocek hingga Rp 40 ribu. Sandi --sapaan Sandiaga-- pun membeberkan menu makan siangnya.

Sandiaga Uno, Majalengka

Sandi makan siang di Majalengka. (Foto: Dok. Tim Sandiaga Uno)
“Ini semua harganya Rp 40 ribu. Saya makan terong, oncom leunca, tahu, telor dadar, dan ini kayaknya daging, dan ikan, ini semuanya Rp 40 ribu. Saya makan di Rumah Nini, yang sudah berdiri sejak 18 tahun lalu. Semoga membawa berkah,” kata Sandi seperti dikutip dari rilis tim media Sandiaga Uno, Minggu (14/10).
Pernyataan sepiring makanan seharga Rp 40 ribu yang dilontarkan Sandi itu rupanya mendapat perhatian Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Dengan gaya bicara santai dan ceplas-ceplos khas Ngabalin, ia pun meragukan klaim Sandi.

Sandi, Zulkifli Hasan, Majalengka

Sandi (kanan) makan siang di Majalengka bersama Zulkifli Hasan (kiri). (Foto: Dok. Tim Sandiaga Uno)
"Enggak benar, pasti datanya salah lagi? Jangan-jangan nasi Singapura lagi? Masa, Rp 40 ribu di Majalengka?" ujar Ngabalin kepada kumparan, Senin (15/10).
Nasi Singapura yang dimaksud Ngabalin memang untuk menyinggung perkataan Sandi beberapa waktu lalu. Saat itu, Sandi menilai, makan siang di Indonesia, khususnya di Jakarta, jauh lebih mahal ketimbang di Singapura. Sandi kemudian membandingkan harga sepiring chicken rice atau nasi ayam di Singapura dengan restoran di Jakarta.
Kata Sandi, di Singapura, sepiring chicken rice dibanderol antara SGD 3 hingga SGD 3,5 atau setara Rp 33.000 hingga Rp 38.500 (kurs SDG 1 = Rp 11.000). Sementara di Jakarta, bisa dijual Rp 50.000 per porsi.
Sedangkan, untuk di Majalengka, Ngabalin berkukuh dan betul-betul yakin bahwa pernyataan Sandi tak bisa ia percaya. "Seribu persen enggak percaya, Rp 20 ribu sudah sampai kenyang kalau di Jakarta," kelakarnya. (Jft/Kumparan)
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...