19 April 2018

Menkumham Tetap Pantau Daerah Rawan Konflik Pasca Pilkada Serentak

Konfrontasi - Menkopolhukam, Luhut Binsar Pandjaitan terus memantau daerah-daerah rawan konflik pasca gelaran Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu. Gowa dan Jember menjadi dua daerah yang mendapat perhatian khusus.

"Ada beberapa (yang mendapat pantauan khusus), misalnya di Gowa (Sulawesi), terus di sini (Jember). Tapi mudah-mudahan yang di sini tidak terlalu serius dan segera selesai. Kemudian ada lagi di Sumatera Utara," terang Luhut usai menghadiri acara Istighotsah dan Pengajian Umum di Pondok Pesantren An-Nuriyah, Kecamatan Rambipuji, Jember, Jawa Timur, Sabtu (19/12/2015).

Luhut menjelaskan, sebagian besar persoalan yang rawan konflik adalah selisih jumlah perolehan suara antarkandidat. Apalagi kalau perbedaan suara itu sangat tipis.

"Biasa kan itu memang, kalau ada perbedaan (perolehan) suara yang tipis. Ya sebaiknya memang kita tunggu saja penghitungan secara manual," ujarnya.

Kendati di sejumlah daerah ada persoalan, Luhut menegaskan secara keseluruhan keamanan terbilang masih baik. Berdasarkan laporan yang dia terima, situasi secara nasional hingga saat ini masih kondusif.

"Kita juga menunggu lima daerah yang pelaksanaan pilkadanya ditunda. Kita tunggu bagaimana keputusan MA (Mahkamah Agung)," tandasnya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf ketika ditanya mengenai kondisi Jatim pasca coblosan menegaskan semua masih aman terkendali.

"Alhamdulillah, kita apresiasi KPU, Bawaslu dan Polisi serta TNI yang bekerja dengan baik. Sehingga proses Pilkada juga berjalan baik," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul ini saat mendampingi Menkopolhukam di Jember.

Kalau memang ada yang belum puas, lanjut Gus Ipul, bisa menempuh jalur yang diperbolehkan oleh Undang-Undang. "Silakan menempuh jalur yang sesuai prosedur. Kan bisa lewat MK atau jalur-jalur yang sudah diatur Undang-Undang," pungkasnya. (dtk/mg)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...