24 November 2017

Masih Bertapa, Prabowo Belum Pastikan Nyapres atau Tidak

KONFRONTASI-Banyak orang masih menginginkan Prabowo Subianto untuk maju kembali melawan incumbent President Jokowi pada Pilpres 2019. Namun nampaknya Ketua Umum Partai Gerindra  masih betah untuk bertapa dan belum memberi kepastian untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

"Seluruh kader Gerindra dan masyarakat memang menginginkan Pak Prabowo menjadi calon presiden 2019. Itu sudah kita buktikan di acara konferensi nasional dan temu kader itu yang di Sentul. Seluruh kader, seluruh DPD, seluruh sayap partai memang menyatakan menginginkan kembali Pak Prabowo maju di Pilpres 2019," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade di Jakarta, Senin (13/11).

Menurut Andre, sampai sekarang Prabowo belum mau menjawab mengikuti dan menerima usulan dari kader atau malah sebaliknya. Namun demikian, Prabowo sebenarnya sudah mulai bersilaturahmi silaturahmi dengan masyarakat dan juga para tokoh bangsa seperti Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

"Wajarlah (pertemuan Prabowo-Amien Rais), pemimpin politik kan harus banyak berkunjung, bersilaturahmi dengan seluruh tokoh yang ada. Jadi hal-hal yang wajar yang dilakukan Pak Prabowo. Apalagi kan sekarang Pak Prabowo sudah lama belum turun gunung," ungkapnya.

Lanjutnya, turun gunung ini sebagai ajang bagi Prabowo harus menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat. Serta kembali mengingatkan pada masyarakat khususnya para pemilih Prabowo.

"Kenapa sih janji-janji kampanye Pak Jokowi tidak berhasil. Itu kan Pak Prabowo harus turun ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat dan silaturahmi ke berbagai tokoh," ujarnya.

Hasil dari berbagai lembaga survei, kata Andre bisa menjadi modal awal untuk maju dalam Pilpres 2019. Sebab, perolehan suara Jokowi dan Prabowo hanya terpaut tipis.

"Alhamdulillah faktanya ya beda tipis di Pilpres. Sekarang Pak Jokowi 38-40, Pak Prabowo dibilang 20-25. Ya bedanya 10-15 persen lah. Ini modal awal Pak Prabowo untuk mengalahkan Pak Jokowi di 2019. Dan kami Partai Gerindra meyakini itu," tandasnya.[mr/ts]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...