15 December 2019

LSI Denny JA: Pendukung Agus-Sylvi Beralih ke Anies-Sandi

KONFRONTASI-Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA merilis hasil survei terbarunya. Hasil survei tersebut menyatakan mayoritas pendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni akan mendukung pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Survei dilakukan pada 27 Februari-3 Maret 2017 terhadap 440 responden dengan cara tatap muka.

Metode yang digunakan yakni multistage random sampling, dengan margin of error survei kurang lebih 4,8 persen.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, menjelaskan berdasarkan hasil survei responden yang menyatakan memilih Agus-Sylvi pada putaran pertama, sebanyak 63,3 persen di antaranya menyatakan akan memilih Anies-Sandi pada putaran kedua.

Adjie menuturkan, hanya 12,3 persen pemilih Agus-Sylvi yang mendukung Ahok-Djarot pada putaran kedua. Sementara itu, ada 24,4 persen responden yang belum menentukan pilihan.

Adjie mengungkapkan sejumlah alasan pendukung Agus-Sylvi mengalihkan dukungan ke Anies-Sandi. Pertama, mayoritas pendukung Agus-Sylvi adalah mereka yang menilai Ahok bersalah dalam kasus dugaan penodaan agama.

"Tidak tahu atau yang tidak jawab sebanyak 5,10 persen," kata Adjie, di kantor LSI Denny JA, di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (7/3/2017).

Kedua, 91,80 persen mayoritas pendukung Agus-Sylvi ingin Jakarta dipimpin gubernur yang baru, dan 6,60 persen tetap ingin Ahok jadi gubernur. Hanya 1,60 persen responden yang menjawab tidak tahu.

Alasan ketiga, mayoritas pendukung Agus, atau 86,40 persen responden tidak ingin Jakarta dipimpin seseorang yang berstatus terdakwa.

Alasan keempat karena demografi pemilih Agus yang sama dengan Anies, yakni warga dari kelas ekonomi menengah ke bawah.

"Pemilih Agus-Sylvi yang mayoritas berpindah ke Anies-Sandi dikarenakan persepsi Anies-Sandi yang lebih mewakili sosok dan program masyarakat kelas menengah bawah dibandingkan pasangan Ahok-Djarot," ujar Adjie.

Kemudian alasan kelima adalah karena pemilih Agus tidak menyukai seorang pemimpin yang kerap berbicara kasar dan tidak peduli dengan kesulitan warga karena melakukan penggusuran.[mr/kcm]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...