25 August 2019

Kunjungan Kasad ke Australia Pererat Kerja Sama Militer

KONFRONTASI -  Kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa ke Panglima Angkatan Bersenjata Australia atau Australian Commander of Defence Force (CDF) dan Kasad Australia atau Australian Chief of Army (CA), merupakan salah satu upaya diplomasi militer TNI AD untuk mempererat kerja sama militer kedua negara.

 

Kunjungan Kasad di Australia, Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya pada Jumat 19-7-2019  di Jakarta. “Ini kunjungan yang pertama setelah Jenderal TNI Andika Perkasa menjabat Kasad,” ujar Candra.

Namun, lanjutnya, secara personal pertemuan Kasad dengan Letjen Richard Maxwell Burr, AO, DSC, MVO, merupakan kedua kalinya, dimana pertemuan sebelumnya ketika masih menjabat sebagai Pangkostrad, pada 30 Agustus 2018. “Juga dengan CDF, Jenderal Angus Campbell, kunjungan ini merupakan balasan, setelah keduanya bertemu di Mabesad pada 29 Maret 2019, lalu,” tegasnya.

Kunjungan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa ke Australia 

Lanjut dikatakan Brigjen TNI Candra, kunjungan Kasad kali ini, tidak hanya didampingi Ny. Hetty Andika Perkasa, selaku Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, namun juga bersama dengan Mayjen TNI Suko Pranoto (Irjenad) dan Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad) masing-masing beserta istri.

“Pertemuan yang diselenggarakan di Australian Army Headquarters, Russell Offices, Canberra, berlangsung penuh hangat,” ujar Candra. Hasil pertemuan antara Kasad dengan Australian CA dan Australian CDF pada hari Kamis 18-7-2019 lalu itu, menurut Candra, membahas beberapa hal yang penting.

 

Selanjutnya Brigjen TNI Candra juga katakan bahwa kedua Kepala Staf Angkatan Darat memiliki kesamaan pandangan bahwa untuk menghadapi accelerated warfare membutuhkan kekuatan militer yang coheren, unity dan future ready serta adanya kerja sama antar elemen negara.

“Kasad menegaskan kembali bahwa era saat ini penggunaan teknologi sangat penting. Tidak hanya membantu pelaksanaan tugas, juga mengurangi resiko korban jiwa,” imbuhnya. Kemudian, terkait program kerja sama militer dengan Australian Army, lanjut Candra, Kasad sangat mendukung, khususnya tentang percepatan pertukaran instruktur di kedua akademi militer.

 

“Menurut Kasad pertukaran ini sangat baik, karena akan memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi personel TNI AD,” tegasnya.

“Pada momen itu, Kasad juga menyatakan bahwa TNI AD akan menambah personelnya untuk berinteraksi baik bilateral maupun multilateral, dalam bentuk latihan maupun pendidikan,” tambahnya. (jft/JakartaGreater.Com)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...