26 May 2019

Ketua JPNU Ida Fauziah: Perempuan NU Tak Terpengaruh Hoax

KONFRONTASI -  Kaum perempuan Nahdlatul Ulama (NU) diminta untuk tidak terpancing berita yang tidak benar atau hoax. Apalagi sekarang ini hawa politik semakin panas, tetap damai menjaga negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini disampaikan ketua umum Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) pusat Ida Fauziah dalam rakor JPNU kemarin (15/3) di Gedung Muslimat NU, Jati. Rakor diikuti perwakilan pengurus Muslimat, Fatayat, dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

”Sampai saat ini masih ada sembilan jutaan masyarakat yang percaya akan fitnah-fitnah. Apalagi ada pihak-pihak tertentu yang menyebarkan fitnah tersebut dari rumah ke rumah warga,” ungkapnya.

Ditambahkan, kebohongan dimunculkan terus menerus, bisa saja membuat orang percaya. Namun perempuan-perempuan NU harus cerdas. Bisa mengetahui yang  benar. Juga jeli untuk menanggapi berita-berita yang menyebarkan fitnah.

Dalam acara rakor dihadiri juga ketua Pimpinan Cabang NU (PCNU) Kudus KH. Asrofi Masyitoh. Dia mengungkapkan, perempuan NU ini pintar-pintar, dan harus tabayun menyikapi berita yang menyukut emosi.

”Ibu-ibu Muslimat, Fatayat punya jamaah pengajian. Melalui majelis taklim bisa menekan rasa emosi dan menggali ilmu yang benar,” terangnya.

Selain memberikan pesan kepada jaringan perempuan NU, juga dilakukan sosialisasi cara pencoblosan kartu suara yang sah. Peserta yang hadir dibagikan contoh kartu suara.

”Ini penting bagi perempuan. Terutama yang usianya separuh baya. Dengan kegiatan ini diharapkan perempuan tidak golput dan memberikan hak suaranya saat pemilihan umum (Pemilu),” imbuh Ida usai mengisi acara rakor. (Jft/RadarKudus0

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Minggu, 26 May 2019 - 15:59
Minggu, 26 May 2019 - 15:58
Minggu, 26 May 2019 - 14:59
Minggu, 26 May 2019 - 14:58
Minggu, 26 May 2019 - 13:58
Minggu, 26 May 2019 - 13:45
Minggu, 26 May 2019 - 12:59
Minggu, 26 May 2019 - 12:58
Minggu, 26 May 2019 - 11:59
Minggu, 26 May 2019 - 11:58
Minggu, 26 May 2019 - 10:59
Minggu, 26 May 2019 - 10:58