15 November 2019

Kampanye Pilpres, Jokowi Wajib Cuti

KONFRONTASI - Setiap pejabat negara yang maju dalam Pilpres 2019 harus cuti, termasuk Presiden Joko Widodo. Sebab, hal itu diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. "Pokoknya kalau kampanye harus cuti, itu undang undang," tegas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman Jumat, 16 Maret 2018.
 
Menurut dia, Jokowi bisa berkampanye kapan saja sesuai UU bila maju dalam Pilpres 2019, selama tak menggangu tugasnya sebagai Kepala Negara. "Cutinya juga tidak mengganggu tugas-tugas kenegara," ucap dia.

Selama kampanye, kata dia, Presiden tidak bisa menggunakan fasilitas negara kecuali yang mengikat. Misalnya, pengamanan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) serta kendaraan Presiden.
 
Menurut dia, keselamatan Presiden tetap harus dijaga meski menjadi peserta pemilu. Karena itu, fasilitas pengamanan itu tak bisa dilepaskan kepada Presiden.
 
"Setiap pasangan calon itu diberikan pengamanan. Tapi kalau dia presiden dan wakil presiden kan ada protapnya," ujar dia.[ian/mtv]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...