22 August 2019

Kader Golkar Kotawaringin Timur Lega Islah Terwujud

Konfrontasi - Kader Partai Golkar di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, lega dengan terwujudnya islah petinggi partai mereka karena sangat penting bagi daerah yang menggelar pemilu kepala daerah.

"Ini langkah strategis yang menguntungkan Partai Golkar. Kami selaku kader di daerah bahagia dan menyambut baik islah meskipun sejauh ini masih parsial. Ini bukan sebuah masalah, yang penting kekhawatiran kami yaitu terancam gagal mengikuti pilkada terjawab sudah," tegas Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kotim, Didi Syachwani di Sampit, Senin (1/6).

Kader Golkar di Kotim sangat berkepentingan dengan islah ini karena Kotim adalah salah satu daerah yang akan menggelar pemilihan bupati dan wakil bupati pada 9 Desember nanti. Selain itu, juga ada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di waktu yang sama.

Islah ini dianggap sebagai angin segar bagi seluruh jajaran Partai Golkar karena partai ini sudah dipastikan akan bisa mengikuti pemilu kepala daerah dan bisa mengusung bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

"Saya melihat sumringahnya wajah-wajah elite Golkar yang selama ini berseteru saat bertemu di rumah Pak JK (Jusuf Kalla). Pak Yorris (Waketum kubu Agung) sampai berfoto ria dengan Pak Ade (Ketua Fraksi golkar di DPR-RI). Mereka yang sempat ribut bahkan nyaris sampai adu fisik saat rebutan ruangan fraksi, kemarin terlihat begitu gembira," sebut Didi.

Meski begitu, menurut Didi, persoalan di tubuh Golkar tidak serta merta hilang. Kemungkinan akan muncul persoalan baru yaitu pada saat penentuan kandidat yang akan diusung oleh pengikut masing-masing kubu didaerah.

Khusus di Kotim, hal itu diyakini tidak akan pernah terjadi sebab sikap semua pengurus DPD maupun pengurus kecamatan serta pengurus organisasi sayap, secara tegas sudah menyatakan bahwa kepengurusan Golkar di Kotim tidak berpihak kepada kubu manapun. Golkar Kotim hanya akan bergabung dengan pengurus pusat yang mendapat pengakuan resmi dari pemerintah sebagai pengurus yang sah.

"Sikap ini merupakan hasil pleno pengurus DPD diperluas yang digelar beberapa waktu lalu. Alhamdulillah kader Golkar di sini semuanya satu suara dan begitu solid. Hasil pleno itu laporannya sudah kami serahkan kepada kedua kubu dan isinya sama," tegas Didi.

Laporan hasil pleno diperluas belum lama ini mengenai nama-nama bakal calon bupati dan wakil bupati, hasil dari penjaringan semua� pengurus di tingkat kecamatan dan pengurus organisasi sayap serta ormas yang berafiliasi dengan Golkar.

Untuk bakal calon buputi, nama yang masuk yaitu H Supriadi yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kotim adalah yang paling banyak mendapat dukungan.Disusul nama lainnya seperti Muhammad Arsyad, Jhon Krisli, Supian Hadi dan Iswanti.

Sementara untuk bakal calon wakil bupati, ada sejumlah nama yang muncul yaitu H Syamsul Hadi, H Yoyo Sugeng Triogo, Suhartono Firdaus, HM Taufiq Mukri dan Parimus.(akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...