22 March 2019

Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade: Jawa Tengah Bukan Kandang Banteng

KONFRONTASI -  Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres, Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan Jawa Tengah bukan kandang banteng. Apa alasanya ia menyatakan Jawa Tengah bukan kandang banteng tetapi tempat manuysia.

"Jadi meyakinkan kita bahwa Jawa Tengah bukanlah kandang banteng, tapi Jawa tengah adalah tempat manusia. Dimana manusia yang ada di Jawa tengah ini ingin perubahan, manusia yang ada di Jawa Tengah ini ingin Indonesia adil dan makmur," Andre Rosiade saat acara tablig akbar di Cilacap, Minggu (17/2/2019).

"Mereka bukanlah kandang banteng, tapi mereka adalah manusia yang ingin perubahan dan ingin Indonesia adil dan makmur," kata Juru bicara BPN Prabowo Sandi," lanjut Andre di lapangan Jabal Goong Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Cilacap.Dia mengatakan kegiatan tablig akbar dan deklarasi dukungan Prabowo-Sandi ini dilakukan oleh Gema Padi. Selain itu kegiatan ini juga didukung banyak habaib dan kyai serta banyak didukung banyak ormas Islam.

"Saya sebagai juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi menghadiri acara ini dalam rangka mendukung dan mengapresiasi langkah langkah yang di lakukan oleh para kyai dan habaib dan juga muslimat dari 4 Kecamatan di Kabupaten Cilacap. Dimana masyarakat Cilacap mau berbondong-bondong mendukung Prabowo-Sandi," ucapnya.Selain itu, dia juga mengajak ribuan muslimat dari empat Kecamatan Kedungreja, Sidareja, Gandrungmangu, Bantarsari serta ormas Islam di Cilacap untuk ikut nonton debat capres dan cawapres yang akan dilakukan pada nanti malam. Dalam debat tersebut, Prabowo-Sandi akan membeberkan bagaimana caranya menurunkan harga harga kebutuhan pokok, bagaimana Indonesia menjadi negara superpower yang swasembada pangan, supaya tidak impor lagi.

"Kami yakini bahwa Jawa Tengah ingin perubahan dan Jawa Tengah ingin Prabowo Sandi menjadi presiden dan wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024," pungkas dia.(Jft/Detik)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...