8 December 2019

Jokowi Menebar Angin, Jokowi Akan Menuai Badai Lagi?

KONFRONTASI -  Para analis khawatir, Jokowi akan lakukan blunder lagi yg tidak perlu. Menunjuk Ahok, tokoh bermasalah dalam pembelian bus rusak dari RRC, pembelian mark-up RS Sumber Waras, tanah DKI.  Seharusnya Ahok diperiksa KPK. Penggusuran rakyat paling brutal dalam sejarah DKI. Pengumpulan dana2 off-budget dari swasta yg illegal dan tidak transparan. ''Penunjukkan balas budi Ahok akan memicu persoalan baru untuk Jkw.  Akan banyak skandal & poor governance di BUMN strategis yg akan dipimpin. Erick akan ciptakan masalah yg tidak perlu, krn Ahok tidak punya pengalaman management korporasi apalagi governance. Selamat menikmati kerancuan yg tidak diperlukan,'' kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani Indonesia (Prima) Sya'roni. ,  seorang pengamat dan aktivis pergerakan. 

Ahok mendatangi Kantor Kementerian BUMN pagi ini. Dia mengaku diajak Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi petinggi salah satu BUMN Erick Thohir.

Ahok mengatakan bahwa ia diminta untuk memimpin salah satu BUMN. Namun, ia belum mengetahui pasti jabatan apa yang ditawarkan.

"Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan menjadi salah satu (peringgi) BUMN. Gitu aja. Jabatannya apa BUMN mana saya nggak tahu, mesti tanya ke pak menteri. Itu aja sih," ujar Ahok di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019).
Ia mengatakan bahwa penugasannya di BUMN dalam waktu dekat.

"Saya nggak tahu, mungkin Desember atau November saya nggak tahu. Tanya ke pak menteri. Saya cuma diajak untuk masuk ke dalam salah satu BUMN," tuturnya.

Ia pun bersedia jika ditugaskan di salah satu BUMN.

"Saya kalau buat negara untuk bangsa ya saya mesti bersedia," katanya.

"Saya nggak tahu, saya apa aja juga boleh yang penting bantu negara," tambahnya.(jft/Detik)

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...