21 July 2019

Jokowi Malu Ditanya Pemimpin Vietnam: Kapan Jakarta Beli Beras lagi ke Hanoi?

JAKARTA-Presiden Joko Widodo mengaku malu saat bertemu dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang saat pelaksanan acara APEC di Beijing, Tiongkok beberapa waktu lalu. Sebab, Jokowi ditanya oleh Tan Sang soal rencana Indonesia kembali impor beras Vietnam."Saya malu saat ketemu presiden Vietnam satu bulan lalu. Baru ketemu dia, ditanya apa coba? Presiden Jokowi, beli beras dari saya lagi kapan? Coba, malu ndak?" kata Jokowi di hadapan para petani kecamatan Bojong Jaya, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014).Jokowi pun merasa sangat dilukai harga dirinya. Menurut dia, Indonesia sebagai negara agraris sudah seharusnya bisa berdaulat di sektor pangan. "Kita tidak mau negara kita impor beras lagi dari luar!" ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui impor beras yang dilakukan Indonesia saat ini lantaran tak pernah ada perbaikan di sektor irigasi. Selama 15 tahun, sebut Jokowi, pemerintah Indonesia tak pernah membangun waduk baru.

"Insyallah dengan perbaikan irigasi, pembangunan waduk, target saya ke Mentan, tiga tahun harus bisa swasembada. Tadi saya dbisiki Pak Mentan, katanya sebelum tiga tahun bisa," ucap dia. 

Selain irigasi, Jokowi juga mengungkapkan pemerintah akan menghilangkan subsidi pupuk. Sebagai gantinya, pemerintah akan memberi suntikan dana kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk bisa membeli gabah dari petani dengan harga tinggi.

"Ini sedang disiapkan semuanya, jadi sabar, karena saya baru dua bulan jadi presiden loh," ucap Jokowi.

Kegiatan "blusukan" Presiden Jokowi hari ini di Subang, Jawa Barat difokuskan untuk meninjau sektor pertanian. Sebelum ke Bojong Jaya, Jokowi memberikan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Pangan dan selanjutnya akan meninjau sodetan Sungai Citarum. (KCM)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...