27 February 2017

Jaksa Agung Punya Kepentingan Politik dalam Kasus Novanto?

KONFRONTASI - Komisi III DPR menilai Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memiliki kepentingan politik dan tidak murni melakukan penegakan hukum dalam pengungkapan skandal saham PT Freeport Indonesia.

Komisi III DPR mendesak Prasetyo tidak melakukan langkah penegakan hukum yang bermuatan politis dan kepentingan pribadi.

"Kejagung harus bekerja berdasarkan mekanisme dan prosedur yang ada. Tidak terbawa urusan pribadi atau ada kepentingan politik didalamnya," ujar anggota Komisi III Nasir Jamil usai rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Jaksa Agung di Gedung DPR, Selasa (19/1).

Dia menilai, dalam memberikan paparan, Jaksa Agung tidak menjabarkan perkembangan penanganan perkara skandal saham Freeport secara mendalam kepada Komisi III.

Komisi III berpendapat, sejauh ini belum terlihat unsur pidana dalam pertemuan mantan Ketua DPR Setya Novanto bersama pengusaha migas Riza Chalid dan mantan Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Yang dianggap sebagai pemufakatan jahat oleh Kejagung.

"Jadi, jangan yang tidak ada dicari-cari, sementara yang ada ditiadakan. Inilah yang jadi problem," tegas Nasir.[ian/rm]

Category: 

Berita Terkait

Baca juga


Loading...