17 October 2019

Ini Fakta Yang Makin Berkembang: 9 Hasil Survei Pilpres 2019, Selisih Makin Tipis

KONFRONTASI -  Dua lembaga survei merilisi hasil survei Pilpres 2019 dalam waktu hampir bersamaan, yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dan Celebes Research Center (CRC).

LSI Denny JA merilis hasil survei Pilpres 2019 pada Kamis, 7 Februari 2019. Hasilnya, elektabilitas pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin turun dari angka 52,7 persen di Agustus 2018 menjadi 49,5 persen di akhir Januari.

Sementara Celebes Research Center (CRC) merilis survei pada Minggu, 10 Februari 2019. Hasilnya, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tetap lebih unggul  tipis daripada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

PARA Syndicate menganalisis 12 hasil survei dari beberapa lembaga survei terkait elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, selama periode Agustus hingga November 2018. Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo mengatakan, setelah mereka menarik regresi linear dari data-data 12 hasil survei tersebut, tren elektabilitas pasangan calon presiden dan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menunjukkan penurunan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PARA Syndicate: Tren Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Menurun, Prabowo-Sandiaga Naik", https://nasional.kompas.com/read/2018/12/14/18564071/para-syndicate-tren-elektabilitas-jokowi-maruf-menurun-prabowo-sandiaga-naik.
Penulis : Devina Halim
Editor : Krisiandi

Namun sebenarnya,  survei-survei itu makin menunjukkan Prabowo sudah menyalip dan mengalahkan Jokowi.

Berbagai survei lain menunjukkan ,elektabilitas calon presiden kalau pertanyaan spontan kalau pemilihan berlangsung hari ini, dimana Jokowi  sudah stagnan pada 41,1%,  Prabowo naik ke  45%. Sisanya  massa mengambang,  swing voters.

PARA Syndicate pernah menganalisis 12 hasil survei dari beberapa lembaga survei terkait elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, selama periode Agustus hingga November 2018. Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo mengatakan, setelah mereka menarik regresi linear dari data-data 12 hasil survei tersebut, tren elektabilitas pasangan calon presiden dan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menunjukkan penurunan dan kemerosotan

Survei  sebuah lembaga yang dilakukan dalam rentang waktu Januari 2019 terhadap 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Margin of error survei sebesar +/- 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95,0% menunjukkan Prabowo sudah melampaui Jokowi. Namun sedikitnya 9 lembaga survei ngotot mempertahankan Jokowi masih unggul tipis atas Prabowo, meski penurunan elektabilitas Jokowi tak  terhenti dan laju kenaikan Prabowo terus meninggi.  (sumber2/biro biro/KF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...