18 January 2020

Indonesian Club: Reformasi Bermutasi Menjadi Kanker Ganas Negeri

KONFRONTASI   -    Hari ini Indonesian Club menggelar bincang konsolidasi bertajuk Keruntuhan Reformasi, Penyelewengan Konstitusi dan Pembajakan Kedaulatan Rakyat. 

Dalam acara ini hadir di antaranya Guru Besar Ekonomo Universitas Indonesia (UI) dan sejumlah mantan aktivis 1998 yakni Yudhie Hariyono, Haris Rusly Moto, Khalid Zabid, dan Gigih Guntoro. Adapun mantan Ketua Presidium Nasional GMNI Wahyuni Refi, mantan Ketua Umum Kammi, Rahman Toha, Peneliti Geopolitik dan lainnya.

Bincang konsolidasi ini berlangsung di Hotel Gren Alia Cikini, Jl. Cikini Raya, No. 46, Jakarta Pusat, Minggu (19/5) yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB. 

Melalui keterangan tertulis, acara ini digelar dalam rangka 21 tahun gerakan reformasi yang lahir pada 21 Mei 1998, yang kini reformasi dinilai telah bermutasi menjadi kanker ganas, dimana dalam era reformasi ini, sejumlah penyelewengan konstitusi dilakukan oleh pemerintahan yang berkuasa. 

"Konstitusi negara tidak lagi menjadi pegangan yang melandasi penyelenggaraan negara.  lnstitusi negara seperti parlemen hanya menjadi alat pembenaran bagi pemerintah yang berkuasa," tulis dalam undangan tersebut.

Bahkan kanker ganas reformasi yang menyerang tubuh dan sendi negara itu telah terasa telah mencapai puncaknya pada Pilpres 2019. 

"Keadaan itu diperparah sejumlah dugaan kejahatan pemilu untuk membajak  Kedaulatan rakyat dilakukan secara sangat rapi dan sistematis. RIP reformasi, RIP kedaulatan rakyat," tandasnya.(Jft/Rmol)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...